Bojonegoro Raih Prestasi WBK di Empat Perangkat Daerah Tahun 2025
Kamis, 12 Februari 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan komitmen kuat dalam reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi. Empat perangkat daerah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2025, yaitu Dinas Perhubungan, RSUD dr. Sosodoro Djatikoesoemo, DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), serta RSUD Padangan.
Pencapaian ini diumumkan secara resmi pada Rabu (11/02/2026), dalam acara SAKIP dan ZI Award yang digelar secara daring dari Ruang Batik Madrim, Gedung Pemkab Bojonegoro. Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah beserta jajaran hadir mengikuti kegiatan tersebut, yang bertema "Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045".
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dalam sambutannya menyatakan, dari total 1.476 usulan unit kerja di tingkat nasional, sebanyak 578 unit berhasil memperoleh predikat WBK. Ia menekankan pentingnya menjunjung integritas dan menghindari konflik kepentingan sebagai syarat utama birokrasi unggul.
"Terus konsisten menerapkan nilai integritas di masing-masing tempat bekerja. Jadi agen perubahan untuk menularkan award ini untuk unit-unit lain," ujar Menteri Rini Widyantini.
Plt. Inspektur Kabupaten Bojonegoro Rahmat Junaidi menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari upaya Zona Integritas (ZI) yang telah dimulai sejak tahun 2021. Khusus untuk RSUD Padangan, pencapaian WBK didukung inovasi pelayanan seperti Rajal Cermat Plus yang berhasil memangkas waktu tunggu pasien rawat jalan dari 5 jam 32 menit menjadi hanya 2 jam 11 menit. Langkah lain termasuk digitalisasi pendaftaran online, rekam medis elektronik, resep elektronik, sistem pelaporan gratifikasi berbasis barcode, serta Whistleblowing System.
Direktur RSUD Padangan dr. Ratih Wulandari menyambut baik predikat ini sebagai bukti perubahan positif etos kerja dan peningkatan kepercayaan publik.
"Dengan harapan setelah predikat WBK ini, RSUD Padangan berkomitmen meningkatkan pelayanan lebih baik lagi, melayani dengan ramah, jujur, dan profesional sehingga ke depan bisa menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)," katanya.
Wakil Bupati Nurul Azizah mengapresiasi pencapaian tersebut sebagai wujud komitmen pemerintahan daerah untuk memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Pencapaian WBK di empat instansi ini diharapkan menjadi contoh bagi perangkat daerah lain di Bojonegoro maupun luar daerah untuk terus berinovasi dan menjaga integritas.
Prestasi ini memperkuat posisi Bojonegoro sebagai daerah yang serius dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, mendukung visi nasional menuju Indonesia Emas 2045 melalui birokrasi yang akuntabel dan bebas korupsi.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































.md.jpg)






