Disnakkan Bojonegoro Gerak Cepat Tangani Kasus PMK di Desa Kawengan, Kedewan
Rabu, 11 Februari 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro langsung bergerak cepat menyusul ditemukannya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak di Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan. Langkah darurat medis dan preventif digencarkan untuk memutus rantai penularan serta melindungi populasi ternak di wilayah sekitar.
Menurut Kabid Kesehatan Hewan, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Disnakkan Bojonegoro, drh. Lutfi Nurrahman, fokus utama penanganan adalah penyelamatan ternak sehat sekaligus pemulihan ternak yang terpapar melalui pengobatan intensif. "PMK dapat disembuhkan jika ditangani dengan cepat. Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic selling," ujar drh. Lutfi Nurrahman, Rabu (11/02/2016).
Tim Reaksi Cepat (TRC) yang terdiri dari dokter hewan dan paramedis telah diterjunkan ke lokasi. Mereka melakukan pengobatan simptomatik, pemberian vitamin, serta penguatan daya tahan tubuh pada ternak yang terinfeksi.
Selain itu, Disnakkan melakukan vaksinasi massal bagi ternak sehat di zona hijau dan kuning guna membentuk sabuk pelindung (buffer zone). Distribusi dan penyuntikan vaksin PMK terus dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih luas.
Langkah preventif lainnya meliputi desinfeksi massal dengan penyemprotan disinfektan secara berkala di area kandang terdampak serta jalur akses kendaraan pengangkut ternak. Biosekuriti diperketat dengan himbauan kepada peternak agar membatasi masuknya orang asing ke kandang dan menjaga kebersihan sanitasi sebelum serta sesudah berinteraksi dengan hewan.
Monitoring dan surveilans juga ditingkatkan melalui pendataan harian populasi ternak untuk memantau tren kasus, sekaligus memastikan ketersediaan obat-obatan dan logistik medis.
drh. Lutfi Nurrahman menekankan pentingnya kerja sama masyarakat. Ia mengimbau peternak segera melapor jika menemukan gejala PMK seperti air liur berlebih, luka pada mulut, atau luka pada kuku kaki. Laporan dapat disampaikan melalui hotline dinas atau petugas teknis di tingkat desa, karena kecepatan pelaporan sangat menentukan tingkat kesembuhan ternak.
Dengan langkah-langkah cepat ini, Disnakkan Bojonegoro berupaya menekan angka kesakitan dan kematian akibat PMK, serta menjaga kestabilan sektor peternakan di kabupaten tersebut. Masyarakat diimbau tetap waspada dan kooperatif demi keberhasilan penanganan wabah ini.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































.md.jpg)






