Gubernur Khofifah Gelar Tasyakuran HPN 2026 di Grahadi, Apresiasi Dedikasi Insan Pers Jatim
Rabu, 11 Februari 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Jawa Timur – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar acara tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) 2026 secara sederhana namun penuh kehangatan bersama para jurnalis di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin malam (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi mendalam atas peran strategis insan pers sebagai mitra pemerintah dan jembatan komunikasi efektif dengan masyarakat dalam membangun daerah.
Acara yang berlangsung akrab dan kekeluargaan itu dihadiri oleh perwakilan Pokja Wartawan Grahadi, Pokja Wartawan Indrapura, Pokja Wartawan Polda Jawa Timur, Pokja Wartawan Hukum (Wankum), serta Komunitas Media Pengadilan Kejaksaan (Kompak). Turut hadir pula para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jatim yang mendampingi Gubernur.
Momentum tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng, makan bersama, serta ramah tamah. Gubernur Khofifah secara pribadi menyapa dan menyalami satu per satu para wartawan. Ada pula momen istimewa berupa pemberian kue tart kepada jurnalis senior yang telah mengabdi lebih dari 30 tahun serta jurnalis paling junior, sebagai penghargaan atas dedikasi dan semangat mereka.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan peran penting pers di era digital saat ini. “Pers memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah sekaligus jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya, Selasa (10/02/2026).
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras insan pers yang terus menjaga ruang publik tetap sehat dan mencerahkan. “Selamat Hari Pers Nasional 2026. Terima kasih atas kerja keras insan pers yang terus menjaga ruang publik tetap sehat dan mencerahkan,” tambah Khofifah.
Ketua Pokja Wartawan Grahadi, Fatimatuz Zahro (Ima), menyampaikan apresiasi atas perhatian rutin Gubernur Khofifah yang setiap tahun menyelenggarakan tasyakuran HPN. “Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian Ibu Gubernur yang setiap tahun menyelenggarakan tasyakuran HPN. Ini menjadi bukti nyata kepedulian dan perhatian Gubernur Khofifah kepada insan pers di Jawa Timur. Semoga sinergi yang terbangun terus terjaga dengan baik,” katanya.
Ima juga menyoroti tantangan profesi jurnalis, termasuk risiko keselamatan demi menghadirkan informasi akurat bagi publik. “Dalam kondisi tertentu, jurnalis bahkan kerap mempertaruhkan keselamatan demi menghadirkan informasi bagi publik. Namun, prinsip kami tetap satu, tidak ada berita yang seharga dengan nyawa,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa selama ini komunikasi dengan narasumber di Pemprov Jatim berjalan baik, dan insan pers siap menghadapi tantangan baru seperti kecerdasan buatan (AI). “Ini menjadi tantangan tersendiri bagi insan pers. Namun kami yakin, kecerdasan buatan tidak akan mampu mengalahkan sensitivitas dan nurani jurnalis dalam menulis berita,” pungkas Ima.
Acara ini memperkuat silaturahim dan sinergi antara Pemprov Jatim dengan insan pers, sekaligus menjadi pengingat untuk terus menjaga profesionalisme jurnalistik di tengah dinamika informasi saat ini. Dengan semangat HPN 2026, diharapkan pers terus menjadi pilar demokrasi yang sehat, mendukung pembangunan Jawa Timur yang lebih maju dan berkeadilan.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir































.md.jpg)






