Objek Wisata Kahyangan Api Sepi Pengunjung
Senin, 18 Januari 2016 09:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Ngasem – Objek wisata alam Kahyangan Api di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, terlihat ramai hanya pada saat musim liburan sekolah atau di akhir pekan. Kondisi itu dikeluhkan oleh para pedagang yang berjualan di lokasi Kahyangan Api tersebut.
Kahyangan Api yang berada di kawasan hutan ini sebenarnya memiliki daya tarik yang cukup memesona. Api abadi yang selalu menyala siang dan malam itu merupakan keajaiban alam yang menarik untuk dilihat. Namun, objek wisata alam itu belum digarap maksimal oleh pemerintah daerah.
Objek wisata alam Kahyangan Api itu hanya ramai pada saat liburan sekolah. Selain itu, pada hari Sabtu atau Minggu. Itu pun pengunjungnya bisa dihitung dengan jari. Rupanya objek wisata Kahyangan Api belum jadi jujukan wisatawan lokal maupun luar Bojonegoro.
Menurut Khambali, 38, pedagang asal Desa Bangilan, Kecamatan Kapas, kalau hari biasa kondisi wisata Kahyangan Api sering terlihat sepi. Khambali menjual kaos bergambar Kahyangan Api di lokasi. Namun, ia mengaku kaos itu hanya laku pada saat liburan sekolah maupun liburan akhir pekan.
“Sepi sekali pengunjung wisata Kahyangan Api ini pada hari-hari biasa,” tuturnya pada BBC, sapaan BeritaBojonegoro.com, Senin (18/01).
Ia menuturkan, biasanya pengunjung kebanyakan keluarga atau anak-anak muda yang penasaran dengan Kahyangan Api. Namun, kata dia, kondisi lokasi Kahyangan Api yang kurang dilengkapi fasilitas dan sarana pendukung memadai membuat pengunjung kurang kerasan berlama-lama atau kembali lagi ke Kahyangan Api.
“Biasanya pengunjung dari luar Kota Bojonegoro yang membeli kaos. Kalau dari Bojonegoro malah jarang yang membeli kaos Kahyangan Api,” ujarnya.
Sementara itu menurut Sriana, penjual makanan, mengaku sepinya pengunjung Kahyangan Api ini sering terjadi terutama pada hari aktif sekolah dan aktif kerja. Pengunjung, kata dia, bisa dihitung dengan jari. “Ramainya Cuma pada hari libur sekolah. Itu pun pengunjungnya tidak seberapa,” ujarnya. (mol/kik)












































.md.jpg)






