Permukaan Bengawan Solo Terus Bergerak Naik
Kamis, 25 Februari 2016 08:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Purwosari – Permukaan Sungai Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro merambat naik dengan cepat. Pada pukul 06.00 WIB hari ini, Kamis (25/02) tinggi muka air yang terpantau di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) dekat Pasar Besar Bojonegoro berada di kisaran 13.77 peilschaal di atas permukaan air laut. Wilayah Bojonegoro dinyatakan siaga satu (siaga hijau) banjir Bengawan Solo.
Tren air Bengawan Solo terus merambat naik. Sementara itu, di daerah hulu sungai yaitu di papan duga Dungus, Ngawi, dilaporkan pagi ini berada di siaga merah. Diperkirakan tinggi muka air Bengawan Solo masih terus naik pada hari ini hingga besok (Jumat, 26/02).
Menurut Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Sukirno, saat ini pemantauan tinggi muka air Bengawan Solo dilakukan lebih intensif yakni satu jam sekali. Bahkan, kata dia, sejak kemarin malam pihaknya terus memantau perkembangan air Bengawan Solo.
“Air Bengawan Solo trennya memang terus naik,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan perkiraaan cuaca di Kabupaten Bojonegoro pada hari ini diperkirakan terjadi hujan lebat dengan suhu 24-32 derajat celcius. Kelembapan 65-97% dan kecepatan angin 45 KM/jam dengan arah mata angin barat.
Sementara itu menurut Tarmuji, 51, awak perahu penyeberangan di tambangan Desa Dukoh Lor, Kecamatan Malo, mengatakan, permukaan Sungai Bengawan Solo naik begitu cepat. Bahkan, kata dia, ia mengaku beberapa kali memindahkan penyangga bambu yang dipakai oleh penumpang untuk naik dan turun dari perahu.
“Air Bengawan Solo naik dengan cepat,” ujarnya.
Air Bengawan Solo mengalir deras menyeret tumpukan sampah, ranting kering, pelepah pisang. Air terlihat pasang dan terus bergerak naik di tepian sungai. Dahan dan ranting pohon di pinggir sungai terlihat sudah tercelup air Bengawan. (rul/kik


































.md.jpg)






