12 Anak Sungai Bengawan Solo Airnya Penuh
Kamis, 25 Februari 2016 09:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Padangan – Dua belas anak Sungai Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro saat ini kondisinya sedang penuh. Air kiriman dari anak sungai itu turut menambah naiknya permukaan Sungai Bengawan Solo.
Air anak sungai itu mengalir dan bermuara di Sungai Bengawan Solo. Kali Prudung di Kecamatan Padangan misalnya tampak penuh dan airnya mengalir lambat masuk ke Bengawan Solo. Begitu pula Kali Gandong di Desa/Kecamatan Purwosari tampak penuh. Air berwarna kuning keruh itu bergerak pelan bermuara di Bengawan Solo. Sementara itu, di sepanjang bantaran Kali Gandong itu mengalami longsor cukup parah. Puluhan pohon pisang tercebur ke sungai. Longsor sepanjang 500 meter dengan lebar 50 meter itu tidak kunjung bisa diatasi.
Menurut Slamet, 60, warga Desa/Kecamatan Purwosari, air Kali Gandong terlihat penuh dan mengalir pelan masuk ke Bengawan Solo. Karena kondisi Bengawan Solo sedang penuh akibatnya air dari Kali Gandong tidak bisa mengalir lancar.
“Sekarang Kali Gandong airnya penuh,” ujarnya, Kamis (25/02).
Begitu pula kondisi sejumlah anak sungai lainnya di sepanjang Padangan hingga Kota Bojonegoro. Di antaranya Kali Warak, Kalitidu, Kali Mayanggeneng, dan Kali Grogolan. Bahkan, sejumlah anak sungai Bengawan Solo itu meluber dan menggenangi areal persawahan yang sedang ditanami padi di sekitarnya.
Sementara itu menurut Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro, Sukirno, tinggi muka air Bengawan Solo yang terpantau di papan duga TBS pada pukul 09.00 WIB di kisaran 14.10 peilschaal. Dengan demikian, wilayah Bojonegoro sudah dinyatakan siaga dua (siaga kuning).
“Kami mengimbau warga agar waspada banjir luapan Bengawan Solo,” ujarnya. (mol/kik)


































.md.jpg)






