Setiap Orang di Bojonegoro Menyumbang 2,5 Liter Sampah Per Hari
Sabtu, 05 Maret 2016 12:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota – Permasalahan sampah kini menjadi isu yang terus digencarkan oleh berbagai pihak terutama kalangan peduli lingkungan hidup. Berdasarkan penelitian dari Universitas Georgia bahwa Indonesia menduduki peringkat kedua dunia dalam menyumbang plastik ke laut.
Begitu pula persoalan sampah dan bagaimana pengelolaannya juga menjadi perhatian serius Pemkab Bojonegoro dan beberapa pihak. Setiap hari sampah yang dihasilkan oleh industri, pabrikan, pasar, dan juga rumah tangga cukup tinggi.
Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup Bojonegoro Elsadeba Salsabila, setiap orang di Bojonegoro menyumpang sampah sebesar 2,5 liter per hari.
"Itu merupakan perkiraan sampah yang dihasilkan oleh setiap orang setiap harinya. Jumlah 2,5 liter per orang," terang Elsa.
Sedangkan BLH sendiri hanya mengupayakan preventif terhadap masalah sampah.
"BLH memberikan pembinaan dan pelatihan kepada masyarakat untuk mengolah sampah menjadi barang yang berguna," jelas Kasubid Rehabilitasi Hanif.
Lebih lanjut, Hanif telah memberikan pembinaan di Desa Mojodeso Kapas di mana di sana terdapat konveksi celana dalam. Selain itu plastik juga telah diolah sedemikian rupa hingga menjadi barang yang nilai jualnya lebih tinggi.
"Untuk kain perca celana dalam dimanfaatkan menjadi keset, untuk botol plastik dibentuk menjadi bunga-bunga," imbuhnya.
Sedangkan untuk penindakan terkait sampah adalah kewenangan Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Kepala DKP Nurul Azizah menyebutkan bahwa setiap harinya sampah yang dikumpulkan di TPA Banjasari sebanyak 250 meter kubik per hari.
"Sampah yang terkumpul di TPA Banjarsari setiap harinya 250 meter kubik per hari. Ada sekitar 30 TPS di Bojonegoro," pungkasnya. (ver/kik)












































.md.jpg)






