Potensi Wisata Perahu di Sukosewu Cukup Menjanjikan
Minggu, 13 Maret 2016 17:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Sukosewu - Kabupaten Bojonegoro tahun ini sedang gencar mengembangkan sektor pariwisata. Usai launching lokasi wisata Bukit Cinta di Negeri Atas Angin yang berada di Desa Deling, Kecamatan Sekar, kini giliran potensi wisata Bendungan Klepek di Kecamatan Sukosewu yang dilirik.
Potensi wisata yang mulai dikembangkan dan dikenalkan adalah wisata perahu menyusuri Kali Pacal. Wisata perahu nanti mulai start dari Desa Semawot dan berakhir di Bendungan Klepek. Jarak yang ditempuh kurang lebih 3 kilometer.
Dari pantauan beritabojonegoro.com (BBC) yang sempat ikut menyusuri Kali Pacal dengan naik perahu pada Minggu (13/03) pagi, potensi wisata perahu cukup menjanjikan. Sebab, wahana wisata ini menawarkan daya tarik tersendiri. Pemandangan sepanjang Kali Pacal seakan mengajak wisatawan kembali ke alam tempo dulu.
Setelah berangkat dari Desa Semawot, perahu wisata akan bergerak menyusuri bantaran Kali Pacal yang melewati 3 desa, yakni Desa Kali Cilik, Sukosewu, dan Klepek. Ketika tiba di Desa Kali Cilik, perahu wisata berhenti sejenak. Wisatawan dipersilakan naik ke daratan tepi kali Desa Kali Cilik untuk menikmati makanan khas siomay, ubi cilembu, minuman dan makanan berbahan buah sirsak.
Puas di Desa Kali Cilik, perjalanan perahu berlanjut ke Desa Klepek. Di wilayah desa ini wisatawan disuguhi pertanian lebah dan menikmati madu yang dihasilkan. Setelah itu perjalanan lanjut kembali ke Desa Sukosewu dan berakhir di Bendungan Klepek.
Di lokasi Bendungan Klepek, rencananya ke depan wisatawan akan dimanjakan dengan wahana wisata Flyng Fox dan wisata kuliner di lembah Alas Tua.
Sekretaris Kecamatan Sukosewu M Ridwan Saiyyadi, mengatakan, saat ini Kecamatan Sukosewu lebih maju. Pihaknya terinspirasi dari Kecamatan Sekar dengan pengembangan wisata alam Atas Anginnya. Kemudian Kecamatan Sukosewu ikut berupaya mengembangkan wisata perahu di Kali Pacal.
"Saat ini wisata alam jalan-jalan menggunakan perahu sudah bisa diakses, namun untuk flying fox saat ini masih proses pembuatan," ungkapnya.
Rupanya upaya pengembangan wisata di Bendungan Klepek Sukosewu mendapat sambutan positif masyarakat setempat. Mereka sangat mendukung pengembangan wisata alam itu. Sebab, dengan berkembangnya pariwisata pasti membawa pula tumbuhnya ekonomi lokal di wilayah setempat.
Hal ini seperti diungkapkan Priyanto (33), seorang warga Desa Sukosewu. Dia sangat berharap pengembangan wisata di Kecamatan Sukosewu dapat berhasil baik dan ramai pengunjung. "Situasi tersebut, paling tidak nantinya masyarakat sekitar dapat menyambung hidup dengan berjualan atau memberikan jasa lainnya kepada pengunjung," harapnya. (mol/tap)
*) Foto wisatawan sedang menuruni tebing sungai untuk naik perahu wisata Kali Pacal












































.md.jpg)






