Dwi: Pemilihan Ketua TITD Hok Swie Bio Atas Desakan Umat
Kamis, 17 Maret 2016 13:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Seperti yang diberitakan pada Rabu (16/03) kemarin, Gandhi Koesmianto alias Go Kian An mengajukan keberatan terhadap rencana pelaksanaan pemilikan Ketua TITD Hok Swie Bio Bojonegoro. Pemilihan itu rencananya akan digelar Minggu, 27 Maret, pukul 15.00 WIB di Gedung Pertemuan Tri Dharma.
Menanggapi keberatan itu, Sekretaris Pelaksana Pemilihan Dwi Prayogo didampingi Ketua Pelaksana Hadi Sugiharto, mengatakan, sebelum pemilihan dilaksanakan pada 27 Maret, seluruh umat TITD Hok Swie Bio akan diundang dalam forum musyawarah umat.
"Sebelum dilaksanakan Pemilihan Ketua TITD Hok Swie Bio Bojonegoro 2016-2019 akan dilaksanakan musyawarah umat. Apabila umat setuju maka akan dilakukan pemilihan," ujarnya bersemangat, Kamis (17/03).
Lebih lanjut, Dwi mengatakan, undangan yang disebar sebanyak 350 lembar untuk umat yang beragama Budha maupun Khonghucu. "Kami mengundang baik kubu yang berlawanan maupun yang mendukung. Kami verifikasi lagi apakah agamanya Budha atau Khonghucu, dan juga apakah domisilinya di Bojonegoro. Karena bisa saja ada yang sudah meninggal atau pindah domisili," jelasnya.
Dwi menekankan, dasar pelaksanaan pemilihan Ketua TITD Hok Swie Bio Bojonegoro adalah desakan dari umat. Karena masa jabatan pengurus lama sudah selesai pada Desember 2015 lalu.
Terhadap ajuan keberatan yang dilayangkan oleh Go Kian An, pihaknya menyayangkan sikap mereka dimana meminta penggagalan acara pemilihan kepada pihak kepolisian. “Bila ada pihak yang menolak adanya pemilihan ini maka datang saja ke musyawarah umat, tentunya kami yakin kepolisian mampu bersikap adil dan bijaksana menangapi permasalahan ini,” tandasnya.
Selain itu Dwi juga menegaskan bahwa pihaknya sampai saat ini belum menerima putusan dari Mahkamah Agung. (ver/tap)












































.md.jpg)






