Aktivis GMNI Datangi Posko Aduan Disnakertransos
Minggu, 01 Mei 2016 22:00 WIBOleh Betty Aulia
Oleh Betty Aulia
Kota-Pos aduan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro didatangi oleh aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) siang hari ini, Minggu (01/05). Mereka datang menyampaikan aspirasi tentang permasalah buruh dan tenaga kerja, bertepatan dengan Hari Buruh Internasional atau May Day.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Disnakertransos dalam menyambut Hari Buruh yang jatuh hari ini, membuka Posko Pengaduan untuk masyarakat. Siapa pun bisa mengadukan masalahnya berkaitan dengan masalah ketenagakerjaan dan buruh.
Kepala Disnakertransos Adie Witjaksono, mengatakan, dirinya menyambut dengan tangan terbuka kedatangan GMNI tersebut. Menurutnya, kunjungan GMNI cukup baik dan berbeda, sebab tidak dengan unjuk rasa, melainkan dengan tukar pandangan.
"Salah satu yang dibahas adalah PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Kami akan mendiskusikan dengan Pemkab Bojonegoro, kami usahakan penghapusan peraturan itu," kata Adie.
Sementara itu, perwakilan GMNI Andrianto, mengatakan, selain pembahasan peraturan itu, pihaknya mempertanyakan masalah tindak lanjut dari program pelatihan tenaga kerja. Andrianto menganggap, program itu tidak sepenuhnya berjalan baik, sebab selama ini tidak ada bentuk pengawalan. "Hanya sekedar menggelar pelatihan saja. Harusnya ada wadahnya juga," kata dia.
Terakhir, Andrianto mengapresiasi Posko Aduan Disnakertransos. Dia berharap, Posko ini selalu terbuka setiap hari. "Ya harapannya Posko tersebut ada tidak hanya pada saat Hari Buruh saja, namun setiap saat demi kesejahteraan buruh yang ada di Bojonegoro ini," pungkasnya. (ety/moha)












































.md.jpg)






