Bendung Gerak Terancam Longsor
Rabu, 11 Mei 2016 09:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Kalitidu - Jembatan Bendung Gerak di atas Sungai Bengawan Solo yang menghubungkan Desa Ngringirejo, Kecamatan Kalitidu dengan Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, terancam longsor. Saat ini bangunan plengsengan dan selasar di bawah jembatan rusak dan ambrol.
Bangunan plengsengan yang berfungsi sebagai penahan tanah dan pelimpas air itu ambrol sejak seminggu lalu. Plengsengan longsor di dua titik. Titik pertama di Desa Ngringinrejo sepanjang 20 meter dan titik kedua di Desa Padang sepanjang 10 meter. Selain itu, lantai selasar di bawah jembatan juga rusak dan ambrol cukup parah.
Plengsengan di dua sisi jembatan Bendung Gerak itu ambrol dengan kedalaman sekitar 3-4 meter. Plengsengan itu terlihat ambrol setelah genangan banjir di Bengawan Solo terlihat surut. Hingga kini bangunan plengsengan yang ambrol masih dibiarkan terbengkalai. Sementara itu, lantai selasar yang ambrol berada di dua titik yakni di sisi Desa Padang dan juga titik di Desa Ngringinrejo.
“Plengsengan dan selasar Bendung Gerak rusak dan ambrol. Kami sudah mengecek dan mendatanya. Selanjutnya kami laporkan pada pihak Dinas Pengairan dan Dinas Pekerjaan Umum,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo.
Menurutnya, bangunan plengsengan dan selasar yang ambrol itu harus segera diperbaiki. Sebab, bila dibiarkan terus maka kerusakannya akan semakin bertambah dan membahayakan pengunjung di Bendung Gerak tersebut. (har/kik)












































.md.jpg)






