Musim Pernikahan, Pemesanan Hantaran dan Souvenir Meningkat
Jumat, 20 Mei 2016 12:00 WIBOleh Betty Aulia
Oleh Betty Aulia
Kota - Pemesanan souvenir dan hantaran pernikahan enam bulan terkahir ini meningkat dari 10% hingga 20% dari sebelumnya. Peningkatan pemesanan ini karena warga Bojonegoro banyak yang sedang melaksanakan acara pernikahan.
Menurut keterangan Herni (39) salah satu pengusaha souvenir dan peralatan akad nikah, mengungkapkan bahwa pemesanan souvenir ini mulai meningkat pada Februari hingga menjelang Puasa. Dan ia juga menambahkan bahwa para pasangan pengantin baru biasanya lebih menyukai souvenir jenis pecah belah seperti gelas, gerabah.
"Pemesanan souvenir mulai ramai pada Februari kemarin hingga menjelang Puasa," tuturnya pada saat ditemuiberitabojonegoro.com (BBC), Jumat (20/05).
Selain itu menurutnya yang mengalami peningkatan harga itu adalah souvenir lokal sedangkan untuk souvenir impor harganya masih tetap stabil. Peningkatan harga souvenir lokal ini diduga karena terkait musim. Tahun kemarin untuk souvenir lokal bisa diperkirakan mengalami kenaikan dua kali dalam setahun.
"Untuk souvenir lokal yang tengah mengalami kenaikan karena souvenir lokal itu tergantung pada musiman, kalau souvenir impor harganya masih stabil," ungkapnya.
Selain itu,menurut keterangan Sugeng (27) salah satu orang yang hendak melaksanakan pernikahan di bulan Juni mendatang juga mengungkapkan ia lebih suka memesan souvenir lokal dengan alasan bentuknya yang unik dan elit, walaupun dengan keistimewaan tersebut ia harus merogoh kocek agak dalam itu tidak dijadikan persoalan baginya.
"Ya walaupun harganya agak mahal saya senang dengan souvenir lokal karena memiliki ciri khas yang unik dan elite," pungkasnya. (ety/kik)












































.md.jpg)






