Jelang Ramadan
Penjualan Kerajinan Bubut Jati Kasiman Meningkat
Jumat, 20 Mei 2016 20:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kasiman - Penjualan di sentra kerajinan bubut jati di Dusun Bandar, Desa Batokan, Kecamatan Kasiman, mengalami peningkatan. Hal ini seiring dengan makin dekatnya bulan Ramadan 1437 H, bulan Juni mendatang.
Seperti diungkapkan salah satu penjual kerajinan bubut jati, Reni Ariani. Di hari biasa dia bisa menjual 3 hingga 5 item produk saja perhari. Namun kini penjualannya meningkat antara 7 hingga 9 item perhari.
"Kalau hari minggu bisa makin ramai. Selain orang sekitar sini, paling banyak pelanggan dari Jakarta," kata Ariani Jum'at (20/05) siang.
Pada galeri yang dikelolanya, Aria Jati, Ariani menyediakan berbagai produk. Mulai dari tempat minum, tempat lampu, lemari, meja-kursi, dan juga vas bunga. Harganya pun beragam. Mulai dari Rp 30.000 sampai puluhan juta rupiah.
Selain memajang display, Ariani juga melayani penjualan produk sesuai pesanan. Kata dia pelanggan yang sering ke tempatnya lebih banyak dari luar kota. Selain itu juga karyawan dari perusahaan minyak yang ada di sekitar Bojonegoro dan Cepu.
"Sejauh ini, orang sekitar banyakan barang-barang yang kecil seperti tempat air gelasan. Apalagi nanti mau lebaran biasanya makin ramai," imbuh Riani pada beritabojonegoro.com (BBC). (rul/moha)












































.md.jpg)






