Sandur Kembang Desa Menggelar Pertunjukan Malam Minggu Besok
Jumat, 20 Mei 2016 21:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota-Kesenian sandur bakal digelar di halaman kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro oleh kelompok Sandur Kembang Desa, besok, Sabtu (21/05) malam sekira pukul 19.30 WIB. Pertunjukan salah satu seni tradisional di Bojonegoro ini bakal melengkapi malam minggu masyarakat Bojonegoro.
Kepala Bidang Pelestarian dan Kebudayaan Disbudpar Bojonegoro Suyanto mengatakan, pertunjukan digelar selain sebagai hiburan juga sebagai upaya pelestarian kesenian. Sandur ini sendiri merupakan salah satu kesenian tradisional yang dalam pertunjukannya menampilkan lima tokoh pakem, disebut anak wayang, meliputi Germo, Cawik, Balong, Pethak dan Wak Tangsil. Kelima tokoh ini memiliki watak dan kepribadian beragam yang memainkan perannya sendiri-sendiri selama pertunjukan berjalan.
Kesenian ini sudah ada sejak zaman lampau dan turun temurun hingga kini. Sandur memiliki nilai positif yang bisa diambil oleh masyarakat, karena itu perlu diletarikan. "Selain sebagai hiburan masyarakat, juga kami berharap agar kesenian tradisional terus eksis di tengah masyarakat modern seperti sekarang," ungkapnya kepada beritabojonegoro.com (BBC).
Sandur Kembang Desa sendiri merupakan kelompok seni yang merupakan bagian dari Sanggar Sayap Jendela, asal Kelurahan Ledok Wetan Kecamatan Bojonegoro. Meski terkesan lampau, di setiap pertunjukan, sandur selalu mengangkat tema yang up to date atau kekinian. Seperti pertunjukan besok malam, Sandur Kembang Desa menampilkan judul Ojo Aji-Aji Tresno Sejati yang bercerita tentang masalah pemuda di antara kelulusan sekolah dan masa sesudahnya, sebagaimana yang tengah terjadi saat ini.
Ketua presidium Sanggar Sayap Jendela, Ekopeye Fibermans, menjelaskan bahwa sandur memuat persoalan yang sepele, tetapi rumit bila dicermati mendalam. Agar menghibur, pertunjukkan sandur dikemas secara humoris. Banyak joke dan humor yang menghiasi sepanjang berjalannya pertunjukan.
"Tema yang diusung dalam pertunjukkan sandur besok yaitu persoalan pasca kelulusan siswa, melanjutkan kuliah, kerja atau menikah," kata Ekopeye, yang dalam pertunjukan besok berperan sebagai panjak siter.
Lima sosok yang akan berperan sebagai tokoh anak wayang besok adalah Toha Firmansyah, Agus Surono, Dicky Andrianto, Ayu Listiana, Tasya Ayu Oktayana. (ver/moha)












































.md.jpg)






