Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Turun
Rabu, 25 Mei 2016 09:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Kota - Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Besar Bojonegoro mengalami penurunan. Bahkan penurunan harga secara berangsur-angsur secara seminggu terakhir ini. Penurunan harga mencapai 50 hingga 100 persen.
Salah satu bahan pokok yang mengalami penurunan yakni bawang merah dari harga sebelumnya Rp 30.000 per kilogram kini menjadi Rp 25.000/kg. Harga tersebut dibeli langsung dari petani bawang merah.
Menurut salah seorang pemborong bawang merah Siti Maimunah (38) warga Desa/Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, akibat penurunan harga bawang merah ini para pemborong yang biasa membeli dari petani mengalami kerugian cukup besar.
"Kalau harganya turun, untungnya juga sedikit," ujarnya.
Dia mengungkapkan, meskipun mengalami penurunan, namun kualitas bawang merah juga masih bagus. Sebab, penurunan harga ini bukan karena kualitasnya jelek. Dia biasa membeli bawang merah di Pasar Sukomoro, Nganjuk, Kecamatan Kedungadem, Gondang dan Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro.
"Dulu bisa menjual sampai dua ton bawang merah, karena harganya turun jadi hanya satu ton," jelasnya.
Sementara penjual bahan pokok di Pasar Kota Bojonegoro, Mbak Sum, mengungkapkan penurunan harga bahan pokok ini terjadi secara berangsur selama satu minggu terakhir ini. Selain bawang merah, kebutuhan dapur lain yang mengalami penurunan yakni tomat dari harga sebelumnya Rp12.000/kg menjadi Rp7.000/kg.
Cabai jenis tampar juga mengalami penurunan dari harga sebelumnya Rp25.000/kg menjadi Rp15.000/kg. Sedangkan untuk cabai jenis lompong mengalami kenaikan harga dari Rp26.000/kg menjadi Rp30.000/kg, bawang putih juga naik dari harga Rp30.000/kg menjadi Rp32.000/kg. (her/kik)












































.md.jpg)






