Yatim Mandiri Olah Kaleng Bekas Jadi Pernak-Pernik Menarik
Selasa, 31 Mei 2016 08:00 WIBOleh Betty Aulia
Oleh Betty Aulia
Kota – Yatim Mandiri mempunyai terobosan baru bagi donatur yang ingin menyalurkan sedikit hartanya bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa dengan mendaur ulang kaleng bekas menjadi pernak-pernik yang menarik.
Menurut Kepala Yatim Mandiri Cabang Bojonegoro, Badun, terobosan mendaur ulang kaleng bekas menjadi pernak-pernik ini terinpirasi dari anak-anak Yatim Mandiri di Tangerang, Bekasi, dan Lampung. Mereka mengolah kaleng bekas menjadi barang bernilai dan lalu bisa dijual. Salah satunya yaitu membuat kaleng bekas dibalut dengan kain perca dan dinamai dengan kaleng One Day One Thousand. Jargon ini dimaksudkan bahwa para donatur yang ingin berbagi pada anak yatim dan dhuafa dapat dengan mudah dan menyenangkan. Dengan hanya menyisihkan uang Rp1.000 per hari.
"Ya, awalnya belajar dari Yatim Mandiri yang ada di kota lain akhirnya saya bersama teman-teman membuat kaleng tersebut," tuturnya kepada beritabojonegoro.com (BBC) pada saat ditemui di kediamannya, Perumda Blok A Bojonegoro, Senin (30/05) malam.
Selain memanfaatkan barang bekas tersebut, ia juga memaparkan beberapa tujuan ia membuat kaleng one day one thausand tersebut. Ia menuturkan bahwa tujuannya adalah supaya mengubah cara pandang masyarakat mengenai pengertian donatur. Selain itu juga bisa dijadikan bahan edukasi untuk si kecil di rumah dengan membimbing si kecil mulai dini untuk peduli dengan orang lain di sekelilingnya.
Masih menurut keterangan Badun sholeh, ia juga menuturkan bahwa minat masyarakat juga sangat tinggi, dengan dibuktikan 1000 kaleng one day one thausand untuk satu bulan ini bisa laku hingga 400 kaleng. Dengan sistem per bulan isi kaleng tersebut didonasikan ke Yatim Mandiri. Untuk tercapainya hal tersebut Yatim Mandiri Cabang Bojonegoro bekerja sama dengan KCB (Komunitas Craf Bojonegoro) yang idenya berasal darinya.
"Kali ini sudah 400 kaleng yang sudah beredar di Kota Bojonegoro ini dari 1000 kaleng, dan antusias masyarakat pun sangan tinggi," pungkasnya. (ety/kik)












































.md.jpg)






