Perajin Kue Lebaran Mulai Kebanjiran Pesanan
Selasa, 31 Mei 2016 09:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Purwosari – Perajin kue dan jajanan khas Lebaran mulai mendapatkan pesanan dari para pelanggannya. Seperti halnya Muadah, 51, perajin kue Lebaran di Dusun Korgan, Desa/Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Sejak sepekan ini ia mulai sibuk membikin aneka kue Lebaran seperti kue kelapa, kenari, nastar, kue kacang, dan lainnya.
“Iya pesanan kue-kue Lebaran sudah mulai banyak, padahal belum masuk bulan Ramadan,” ujar Muadah pada BeritaBojonegoro.com (BBC), Selasa (31/05).
Ia menuturkan, kue-kue Lebaran bikinannya diolah dan dioven dengan peralatan sederhana di rumah. Semua proses pembuatan kue dan jajanan Lebaran itu dilakukan secara manual dan tanpa menggunakan mesin. Begitu pula bahan-bahan kue tidak dicampur dengan bahan pengawet buatan, semua serba alami.
“Dari segi rasa dan harga juga terjangkau. Tetapi, kue-kue buatan rumahan ini harus bersaing dengan kue-kue buatan pabrikan yang banyak beredar di pasaran,” ungkap Muadah.
Ia memperkirakan memasuki bulan Ramadan hingga Lebaran pemesanan kue dan jajanan akan semakin banyak. Pelanggannya kebanyakan ibu rumah tangga, pegawai dan karyawan swasta, serta sejumlah perusahaan dan sekolah di wilayah Purwosari dan sekitarnya.
Untuk harga kue buatan Muadah ini juga terjangkau. Misalnya untuk kue kelapa sekitar Rp50.000 per kilogram. Sementara itu, harga kue lainnya seperti kue kacang, kue nastar, kue sagu keju sekitar Rp45.000 sampai Rp55.000 per kilogram. (her/kik)












































.md.jpg)






