Gelar Operasi Pasar, Disperindag Klaim Harga Bahan Pokok Berangsur Turun
Rabu, 15 Juni 2016 10:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota – Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro memastikan harga bahan pokok segera stabil. Sebab, operasi pasar yang terus dilakukan pemkab diklaim sudah membawa hasil positif.
‘’Mendekati lebaran, harga pasti sudah stabil,’’ ujar Kasi Produksi dan Sarana Disperindag Bojonegoro Didik Hari Supriyadi, Rabu (15/06).
Menurut Didik, operasi pasar masih akan dilakukan hingga 30 Juni mendatang. Menurutnya, jika pasokan barang melimpah maka harga juga akan mengalami penurunan. Saat ini sejumlah harga bahan pokok sudah mulai mengalami penurunan. Beras dan minyak goreng sudah mulai normal. Minyak goreng dari Rp 13.000 per kilogram kini menjajdi Rp 11.000 per kilogram. Sedangkan beras harganya dikisaran Rp 8.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 9.000/kg.
Namun, kata dia, untuk gula pasir hingga kini harganya masih bertahan dikisaran Rp 15.500 per kg. Disperindag belum bisa memastikan penurunan harga gula tersebut. Sebab, kebutuhan gula di masyarakat mendekati Lebaran semakin banyak. Sebab, banyak orang yang membuat kue Lebaran. ‘’Mau tidak mau permintaan gula akan semakin banyak,’’ jelasnya.
Pada operasi pasar kali ini stok gula kembali ditambah yaitu menjadi 1 ton per hari. Sebelumnya hanya 850 kg per hari. “Awalnya dulu 1 ton tapi dikurangi. Saat ini ditambah lagi,” terangnya.
Sementara itu, harga sejumlah bumbu dapur juga belum mengalami penurunan. Bahkan, harga cabai mulai mengalami penurunan. “Kalau bumbu dapur bawang atau cabai saya kira tidak akan naik,’’ terangnya. (mol/kik)
Ilustrasi foto www.kabar24bisnis.com












































.md.jpg)






