News Ticker
  • Tinggal 2 PPK di Bojonegoro Yang Belum Selesaikan Rekapitulasi Penghitungan Suara
  • Masyarakat Blora Sepakat Damai dan Tetap Bersatu, Pasca Pemungutan Suara Pemilu 2019
  • Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Rakor Optimalisasi Pendapatan Daerah
  • Bisakah Bercerai Tanpa Membawa Akte Nikah?
  • 22 PPK di Bojonegoro Telah Selesaikan Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2019
  • Seorang Warga Sumberrejo Bojonegoro, Meninggal Dunia Saat Gali Lubang Septic Tank
  • Satria Tubruk Vega di Sugihwaras Bojonegoro, Pengendara Vega Patah Tulang Kaki
  • Jelang Ramadan, Harga Bawang Merah dan Bawang Putih di Pasar Kota Bojonegoro Meroket
  • Peringati Hari Kartini, Organisasi Wanita di Blora Ziarah ke Makam RA Kartini
  • Peringati Hari Kartini, Bupati Blora Pesan Agar Ibu-Ibu Jadi Kartini Matoh
  • 10 PPK di Bojonegoro Telah Selesaikan Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2019
  • Cara Unik Anggota Pengamanan Pemilu 2019 di Bojonegoro, Atasi Kejenuhan
  • Janazah 2 Remaja Yang Tewas Tertabrak Kereta Api di Bojonegoro, Telah Diambil Keluarganya
  • Urusan Kesehatan Polres Bojonegoro Cek Kesehatan Anggota Pengamanan PPK
  • Identitas 2 Remaja Yang Tewas Tertabrak Kereta Api di Bojonegoro, Belum Diketahui
  • Bupati Buka Festival Kartini 2019 Kabupaten Bojonegoro
  • EMCL Kembangkan Potensi Keramik Desa Balong, Jadi Wisata Edukasi di Kabupaten Blora
  • 2 Orang Remaja Tewas Tertabrak Kereta Api, di Belakang Pos Dishub Jalan A Yani Bojonegoro
  • Hindari Tabrakan, Isuzu Panther Terperosok ke Tebing Jalan di Watu Jago  Bojonegoro
  • Warga Kasiman Meninggal Dunia Saat Mengumpulkan Rongsokan di Ngambon Bojonegoro
  • Kecelakaan Motor di Ngraho Bojonegoro, Seorang Pengendara Luka Berat
  • Tabrak Truk Semen, Pemotor di Margomulyo Bojonegoro Tewas di TKP
  • Polres Bojonegoro Perketat Pengamanan Penghitungan dan Rekapitulasi Suara di Tingkat PPK
  • Mio Tabrak Satria di Baureno Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Diduga Mengantuk, Motor Tabrak Tiang Telepon di Kalitidu Bojonegoro, 2 Orang  Luka-Luka

Pohon Pun Punya Hari

Oleh Totok AP

SEBENARNYA hanya iseng saja, ketika penulis melakukan penelusuran di internet mencari ide tulisan. Saat itu saya hanya menulis "hari-hari penting di bulan November" pada mesin peretas Mbah Google (demikian istri dan anak saya biasa menyebut).

Kenapa mereka menyebut Mbah Google? Katanya, mbah satu ini tahu segalanya. Apa yang diminta tahu, selalu memberitahu dan ada. Anak mbarep saya umur 9 tahun bilang, kemampuan Mbah Google itu melebihi kemampuan Mbah Dukun.

Kalau dulu kan, semasa belum lahir Mbah Google, di bumi pertiwi ini kan lebih mengenal Mbah Dukun. Karena bantuan prewangan-nya dia bisa melihat sesuatu nun jauh di sana dan apa yang terjadi besok. Dulu itu, Mbah Dukun ngerti sak durunge winarah.

Tapi sekarang, tergeser Mbah Google. Kesaktiannya lebih komplit. Kayak, tahu segalanya, dulu, kemarin, sekarang. Hanya saja sedikit kelemahannya, belum bisa memberitahu apa yang terjadi besok. Yang ada hanya prediksi, kira-kira, kemungkinan, dan sebagainya.

Ibunya anak-anak pinter masak, ya gara-gara Mbah Google. Ndak usah menghapal resep. Setiap kali masak, dia cukup bawa smartphone, pijit Mbah Google dan tanya resep masakan yang diinginkan. Misalnya resep soto ayam yang paling uenak, sudah tentu cepat keluar ratusan resep soto ayam. Bahkan ada iming-iming foto soto ayam yang menggugah gairah makan.

Eh...ya ngapunten, tadi kan mau cerita tentang hari-hari penting, ini kok malah ngelantur. Maaf pembaca.

Kembali ke Mbah Google. Begitu saya ketik hari-hari penting bulan November, dalam hitungan detik (tapi tergantung juga lemot tidaknya jaringan internet), langsung muncul 716.000 hasil pencarian.

Yang teratas adalah "Daftar hari penting di Indonesia-Wikipedia Bahasa Indonesia”. Tidak pikir panjang langsung saya klik laman ini. Lalu muncullah daftar hari-hari penting mulai Januari hingga Desember.

Karena yang dicari bulan November, saya pun men-scrool layar hingga ketemu bulan November. Saya pelototi sejenak, dan ketemulah satu hari cukup menarik dalam daftar hari penting bulan November, yakni Hari Pohon yang diperingati setiap 21 November.

Saya pun penasaran, ingin tahu lebih dalam kenapa harus ada Hari Pohon? Tanya lagi sama Mbah Google. Saya ketik sejarah Hari Pohon, langsung muncul hasil pencarian 500.000 artikel. Tak mungkin lah semua artikel itu saya baca semua. Ya, saya baca lima yang teratas saja.

Dari kelima artikel itu, kalimat di paragraf permulaan hampir selalu sama. Mereka seperti serempak menulis, "Setiap tanggal 21 November diperingati sebagai Hari Pohon Sedunia, yang merupakan momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya peran dan fungsi pohon bagi kehidupan makhluk hidup di bumi".

Tidak ada yang bisa ditemukan saat mencari tahu Sejarah Hari Pohon. Tapi ada satu artikel yang menulis, “...kira-kira begini, mungkin kita perkirakan adalah November itu biasanya awal musim hujan dan masa tanam bagi petani juga perambah hutan. Sebab saat itu ketersediaan air mulai ada, dan kesempatan tumbuh lebih besar. Maka pantas saja kalau Hari Pohon itu ditaruh di bulan November. Selain itu, nanti akan dilanjut dengan Hari Tanam Pohon di Indonesia, yaitu tanggal 28 November...”.

Seberapa pentingkah pohon sehingga sampai punya hari peringatan sendiri? Tanya lagi Mbah Google, ternyata pohon itu sangat ampuh untuk menyerap gas Carbondioksida (CO2) dan gas beracun lain yang melayang di udara. Sebaliknya, pohon juga ampuh menghasilkan Oksigen (O2), yang menjadi sumber kehidupan bagi semua makhluk.

Menurut penelitian para ahli, katanya dalam sehari sebatang pohon menyerap CO2 antara 20 dan 36 gram. Bila di pekarangan rumah ada 10 pohon, maka dalam sebulan menyerap CO2 sebanyak 5,6-10,08 kilogram. Kalau setahun atau pohon lebih banyak lagi, ya hitung sendirilah.

Belum lagi, estimasi ilmiah menyebutkan dalam sejam, selembar daun memperoduksi O2 sebanyak 5 mililiter. Bila di pekarangan ada satu pohon dan kira-kira daunnya hanya 200 lembar, maka bisa dihitung 1 jam x 200 lembar x 5 ml = 1000 ml atau 1 liter per jam.

Sementara satu orang bernapas per jamnya butuh 53 liter O2. Jika demikian, berapakah kira-kira pohon yang dibutuhkan orang? Atau berapa lembar daun yang diperlukan orang untuk bernapas tiap hari? Pasti banyak kan.  

Kalau memang benar demikian, kenapa masih ada orang suka menebang pohon? Ini kan sama artinya, menebang pohon itu bunuh diri. Lha piye, wong sumber-sumber oksigennya sendiri malah ditebangi, apa itu tidak bunuh diri namanya.

Lalu apa yang harus dilakukan untuk menjaga pohon? Pembaca yang lebih tahu. (*/tap)

 

Berita Terkait

Videotorial

Kalender Event, Wisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2019

Videotorial

Kalender Event, Wisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2019

Guna memperkenalkan potensi wisata dan budaya di Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaunching Kalender Event 2019. Dalam Kalender Event tersebut, ...

Berita Video

Perjuangan Mengawal Logistik Pemilu Menuju TPS Daerah Terpencil di Bojonegoro

Pemilu 2019

Perjuangan Mengawal Logistik Pemilu Menuju TPS Daerah Terpencil di Bojonegoro

Perjuangan untuk distribusi logistik Pemilu 2019 menuju tempat pemungutan suara (TPS) di daerah sangat terpencil juga juga dialami aparat di ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Bisakah Bercerai Tanpa Membawa Akte Nikah?

Hukum Perkawinan

Bisakah Bercerai Tanpa Membawa Akte Nikah?

Buku nikah merupakan salah satu syarat utama yang harus dipenuhi pada saat ingin mengajukan cerai ke Pengadilan. Namun demikian terkadang ...

Quote

Keluar

Keluar

Dr Hj Sri Minarti MPd.I Dalam menjalani aktivitas, sering merasakan kejenuhan, kesuntukan, ataupun kemalasan, diharapkan manusia dapat keluar dari semuanya. ...

Sosok

Rudi Karisma, Penerjemah Novel, Peserta Diklat PPSDM Migas Cepu Blora

Rudi Karisma, Penerjemah Novel, Peserta Diklat PPSDM Migas Cepu Blora

Blora Menjadi salah satu peserta pendidikan dan latihan (Diklat) bantuan masyarakat, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi ...

Eksis

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Bojonegoro - Setiap malam minggu, di seputar Taman Rajekwesi yang terletak di Jalan Rajekwesi Bojonegoro, tampak perkumpulan anak-anak millennial, bercengkerama ...

Infotorial

Bahari Lestari, Nelayan Berseri

Bahari Lestari, Nelayan Berseri

Momentum Hari Nelayan Indonesia pada 6 April 2019 mengingatkan kita pada kekayaan laut Indonesia. Negeri bahari ini memiliki potensi sumber ...

Berita Foto

Kebakaran Sepeda Motor di SPBU Padangan Bojonegoro

Berita Foto

Kebakaran Sepeda Motor di SPBU Padangan Bojonegoro

Satu unit sepeda motor yang usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada ...

Feature

Berawal dari Hobi, Bripka Arip Nirwanto Sukses Beternak Burung Lovebird

Berawal dari Hobi, Bripka Arip Nirwanto Sukses Beternak Burung Lovebird

Blora - Pecinta burung memang tidak memandang usia dan kalangan. Peminatnya beragam, mulai dari pelajar, petani, PNS, pedagang, wiraswasta, sampai ...

Religi

Tingkatkan Keimanan Anggota, Polres Bojonegoro Gelar Peringatan Isra Mikraj

Tingkatkan Keimanan Anggota, Polres Bojonegoro Gelar Peringatan Isra Mikraj

Bojonegoro - Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro pada Kamis (04/04/2019) siang, menggelar peringatan Isra Mikraj di Masjid Al Ikhlas Polres Bojonegoro., ...

Pelesir

Migas Cepu Edupark Resmi Dibuka, Jadi Tempat Wisata Baru di Blora

Migas Cepu Edupark Resmi Dibuka, Jadi Tempat Wisata Baru di Blora

Blora - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Minggu (31/3/2019), meresmikan Migas Cepu Edupark (MC Edupark), objek wisata ...

Hiburan

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Bojonegoro - Marching Band gabungan Taruna Akademi TNI, Akpol dan Praja IPDN, yang tergabung dalam Satlak Hiu Latihan Integrasi Taruna ...

Statistik

Hari ini

182 kunjungan

290 halaman dibuka

28 pengunjung online

Bulan ini

162.228 kunjungan

250.783 halaman dibuka

Tahun ini

726.776 kunjungan

1.164.546 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 686.007

Indonesia: 10.380

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015