News Ticker
  • 27 Rumah Warga di Randublatung Blora, Rusak Akibat Diterjang Angin
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Seminar dan Rencana Aksi Hak Azasi Manusia
  • Motor Ditabrak Truk Boks di Gayam Bojonegoro, Pemotor Asal Cepu Blora Tewas di TKP
  • Bupati Pantau Korban Bencana Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Kabupaten Bojonegoro
  • Angin Kencang di Sukosewu Bojonegoro, Belasan Rumah Roboh, Kerugian Capai Rp 220 Juta
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 12 November 2019
  • Angin Terjang 5 Desa di Ngasem Bojonegoro, 1 Orang Luka-Luka, Kerugian Capai Rp 240 Juta
  • Angin Kencang di Sugihwaras Bojonegoro, Sebuah Tower Roboh dan Belasan Rumah Rusak
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Trucuk Bojonegoro Terbakar
  • Kerugian Material Akibat Bencana Angin Kencang di Bojonegoro, Ditaksir Capai Rp 2 Miliar
  • Berikut Ini Alokasi Formasi, Seleksi CPNS Kabupaten Bojonegoro 2019
  • Berikut Ini Tata-Cara Pendaftaran Seleksi CPNS Kabupaten Bojonegoro 2019
  • Berikut Ini Persyaratan Pendaftaran Seleksi CPNS Kabupaten Bojoneroro 2019
  • Motor Tabrak Becak di Kapas Bojonegoro, Pengendara Motor dan Pengayuh Becak Luka Berat
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 11 November 2019
  • Jalin Silaturahmi, Indonesia Corolla Classic Club Gelar Gathering Nasional di Bojonegoro
  • Serunya Belajar di Alam Bersama Siswa Siswi Bimbel Gugusan Bintang YKIB
  • Belasan Rumah Warga di Desa Teleng Sumberrejo Bojonegoro Rusak Diterjang Angin
  • Bupati Bojonegoro Pimpin Upacara Bendera dan Tabur Bunga Peringatan Hari Pahlawan
  • Ratusan Rumah Warga di Kota Bojonegoro Rusak Ringan, Akibat Diterjang Angin Kencang
  • Akibat Diterjang Angin Kencang, 3 Rumah Warga Balen Bojonegoro Roboh
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 10 November 2019
  • Diterjang Angin, Sejumlah Pohon di Bojonegoro Roboh, Beberapa Bangunan Rusak
  • Festival Bengawan, Aksi Rawat dan Ruwat Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro
  • Akibat Pembakaran Sampah, Gudang Pengeringan Tembakau di Sugihwaras Bojonegoro Terbakar

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Oleh Muhammad Roqib

Kuliah tamu bersama Dr Norazlina binti Abdul Azis dari Faculty Law UITM Malaysia di Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Rabu (31/10/2018) malam. 

Ia memulai perkuliahan dengan bercerita sejarah Malaysia di masa lalu. Dulu di Tanah Melaka, sekarang Malaysia barat, berdiri Kesultanan Melaka. Tanah Melaka subur dan mempunyai rempah-rempah dan sumber daya alam seperti timah dan tembaga yang melimpah. 

Pada masa itu negeri – negeri Eropa yang maju dalam navigasi, pelayaran, dan perdagangan mencari rempah – rempah di negeri timur. Portugis singgah di tanah Melaka dengan tujuan mencari rempah rempah, berdagang dengan penduduk setempat. Portugis tak mengusik kesultanan Melaka. Kesultanan Melaka pun tak mengusir para pedagang dari Eropa itu.  Kemudian, Belanda dan British atau Inggris masuk ke tanah Melaka. Di antara orang Eropa itu ada perjanjian, British menguasai perdagangan di Tanah Melaka dan Belanda menguasai perdagangan di Hindia Belanda atau Indonesia sekarang.

Namun British, kata Dr Norazlina, bukan hanya berdagang melainkan juga ingin menjajah dan menguasai Tanah Melaka. British mengenalkan  dan memaksakan undang undang common law, mengenalkan hukum modern, pidana, denda, penjara. Berbeda dengan hukum syariah Islam dan hukum adat yang diterapkan oleh Kesultanan Melaka. Hukum Kesultanan Melaka dikurangi peranannya. British memecah belah penduduk pribumi, persis seperti di Hindia Belanda pada masa itu. Orang pribumi Melaka bertani dan mencari ikan, orang keturunan India menyadap karet, dan orang keturunan tionghoa di pelabuhan. 

Tak pelak, pribumi terbelakang dan tertinggal, padahal mereka yang mempunyai tanah dan sumber daya alam.

Malaysia merdeka tahun 1957. Namun, kata dia, setelah lama merdeka Malaysia belum bisa lepas sepenuhnya dari hukum Inggris. Bahkan, kata dia, dalam konstitusi Malaysia masih ada ketentuan, apabila belum ada aturan hukum nasional, maka masih merujuk pada undang undang di Inggris, karena menganut sistem hukum yang sama yakni common law. Sistem hukum common law ini dianut oleh negeri – negeri yang dulu merupakan jajahan Inggris, termasuk India, Singapura, menganut sistem hukum common law ini. Sistem common law ini menganut prinsip judge by law atau putusan hakim menjadi sumber hukum. Berbeda dengan sistem civil law seperti yang dianut Indonesia di mana berlaku prinsip rule by law atau undang-undang menjadi sumber hukum. 

Malaysia merupakan negara monarchy constitusional, yakni negara kerajaan konstitusi. Setiap tindakan yang dilakukan oleh kerajaan diatur oleh konstitusi. Ada 14 negeri di Malaysia dan 9 di antaranya dipimpin kesultanan, lainnya semacam gubernur. Sultan negeri ini disebut Yang Dipertuan Agung. Namun, pemerintahannya dipimpin oleh perdana menteri dan kabinet.

Menurutnya, seorang perdana menteri dipilih melalui pemilihan umum. Dalam pemilihan umum terakhir yang digelar oleh Malaysia, partai keadilan yang merupakan partai oposisi, gabungan dari empat partai, memenangkan pemilihan umum Malaysia. Partai Keadilan ini dipimpin oleh Datok Sri Anwar Ibrahim, tetapi karena dia dipenjara, perannya digantikan oleh istrinya, Wan Azizah. Partai koalisi ini kemudian menunjuk Mahatir Muhammad, mantan perdana menteri Malaysia yang dulu memenjarakan Anwar Ibrahim, sebagai perdana menteri lagi. Partai pemerintah, UMNO, yang dipimpin oleh Najib Razak, kalah dan kini ia menjadi tersangka kasus dugaan korupsi.

Menurut Dr Norazlina, Yang Dipertuan Agung ini sekarang fungsinya menjaga eksistensi hukum agama. Di Malaysia ada dua mahkamah yakni mahkamah civil untuk mengurusi hukum sipil dan mahkamah syariah yang mengurusi hukum agama Islam dan umat Islam.

Hak asasi manusia dilindungi dalam konstitusi, kecuali negara dalam keadaan darurat, misalnya terjadi terorisme atau kerusuhan massal, pemerintah boleh menahan dan memenjarakan seseorang yang dianggap mengancam negara, tanpa perlu pemeriksaan terlebih dahulu.

Dr Norazlina mengaku dua kali ini berkunjung di Indonesia dalam rangka kuliah tamu. Dia senang berada di sini. Ia menilai banyak kemajuan di bidang hukum di Indonesia. Salah satunya Indonesia punya konstitusi dan perundangan yang sama sekali lepas dari Belanda. (*/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Ademos The Series, Geliat Desa Menuju Perubahan

Videotorial

Ademos The Series, Geliat Desa Menuju Perubahan

Web Series Ademos The Series, Geliat Desa Menuju Perubahan, garapan Ademos Indonesia bekerja Yayasan Mannah dan Jampro, mengusung tema tentang ...

Berita Video

Viral! Emak-Emak di Bojonegoro Tabrak Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Hingga Patah

Berita Video

Viral! Emak-Emak di Bojonegoro Tabrak Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Hingga Patah

Bojonegoro - Video emak-emak pengendara motor yang menabrak palang pintu perlintasan kereta api di Desa Kalianya Kecamatan Kapas Bojonegoro, hingga ...

Teras

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

Hari Batik Nasional, Sudahkah Anda Menggunakan Batik?

HARI INI, 2 Oktober 2019, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan Hari Batik Nasional ini terjadi ketika pada 2 Oktober ...

Opini

Peran Pancasila Dalam Era Globalisasi

Resensi Buku

Peran Pancasila Dalam Era Globalisasi

ERA keterbukaan sudah mulai mengakar kuat di era globalisasi seperti sekarang ini, sehingga identitas nasional adalah salah satu bagian mutlak ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

Perempuan Bojonegoro Pamerkan Hasil Karya di Jatim Fair 2019

Perempuan Bojonegoro Pamerkan Hasil Karya di Jatim Fair 2019

Surabaya - Nurul, perajut asal Desa Bonorejo Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (13/10/2019), turut hadir membawa nama Bojonegoro di ...

Eksis

Jalin Silaturahmi, Indonesia Corolla Classic Club Gelar Gathering Nasional di Bojonegoro

Jalin Silaturahmi, Indonesia Corolla Classic Club Gelar Gathering Nasional di Bojonegoro

Bojonegoro - Dalam rangka menjalin silaturahmi antar anggota, komunitas otomotif Indonesia Corrola Classic, menggelar Gathering Nasional ke-8, Minggu (10/11/2019), yang ...

Infotorial

Biogas: Energi Terbarukan, Banyak Keuntungan

Biogas: Energi Terbarukan, Banyak Keuntungan

Ramah lingkungan dan sangat menguntungkan, kata Sutrisno, warga Desa Glodog, Palang, Tuban, saat ditanya seputar penggunaan biogas di tempat tinggalnya. ...

Berita Foto

Bersepeda, Bupati dan Sekda Bojonegoro Pantau Kesiapan Hadapi Musim Hujan

Bersepeda, Bupati dan Sekda Bojonegoro Pantau Kesiapan Hadapi Musim Hujan

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, didampingi Sekda Bojonegoro, Dra Nurul Azizah MM, pada Minggu (03/11/2019) pagi, dengan ...

Feature

Memetan, Tradisi Tangkap Ikan di Desa Jatiblimbing  Kecamatan Dander Bojonegoro

Memetan, Tradisi Tangkap Ikan di Desa Jatiblimbing  Kecamatan Dander Bojonegoro

Bojonegoro - Ada cara unik yang dilakukan warga masyarakat Desa Jatiblimbing Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, untuk merawat sungai dari kotoran ...

Religi

Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian dan Gema Salawat di Alun-Alun Bojonegoro

Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian dan Gema Salawat di Alun-Alun Bojonegoro

Bojonegoro - Ribuan jemaah pada Minggu (06/10/2019) siang, tumpah ruah berdatangan ke Alun-alun Kota Bojonegoro, untuk menghadiri acara Gema Salawat ...

Pelesir

Festival Bengawan Bojonegoro Digelar 8-9 November 2019, di TPG Desa Pilanggede

Festival Bengawan Bojonegoro Digelar 8-9 November 2019, di TPG Desa Pilanggede

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, kembali menggelar event Festival Bengawan 2019. ...

Hiburan

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 12 November 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 12 November 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Selasa (12/11/2019): KEGIATAN MASYARAKAT KOMERSIAL Waktu: Pukul 17.00 WIB s/d Selesai Tempat: Lapangan ...

Statistik

Hari ini

11.485 kunjungan

15.807 halaman dibuka

291 pengunjung online

Bulan ini

103.593 kunjungan

148.203 halaman dibuka

Tahun ini

1.910.055 kunjungan

2.968.113 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 621.303

Indonesia: 8.198

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015