Objek Wisata Kahyangan Api Perlu Terus Dikembangkan
Senin, 28 November 2016 07:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Bojonegoro – Tempat wisata Kahyangan Api di tengah hutan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, perlu terus dikembangkan. Objek wisata tersebut merupakan salah satu wisata andalan Kabupaten Bojonegoro, namun pengembangannya kurang maksimal.
Banyak pengunjung dari luar kota tertarik mengunjungi objek wisata Kahyangan Api tersebut. Adanya api abadi di tengah hutan merupakan fenomena alam yang menakjubkan. “Objek wisata Kahyangan Api ini cukup menarik. Cuma sayang, tempat dan wahananya kurang menarik. Sehingga pada saat tidak liburan sekolah, tempat ini sepi sekali,” ujar Fajar, pengunjung Kahyangan Api dari Malang.
Saat ini di kawasan objek wisata Kahyangan Api memang telah dibangun gazebo, musala, kamar mandi, dan tempat nongkrong. Untuk tiket masuk Kahyangan Api dikenai tarif Rp7.500 per orang, kemudian parkir Rp2.000.
Menurut Arifin, penjaga di Kahyangan Api, kawasan objek wisata ini ramai pada saat liburan sekolah dan liburan akhir tahun. Selain itu, pada musim tertentu banyak anak yang melakukan kemah dan outbond di Kahyangan Api ini.
“Memang pada saat hari biasa Kahyangan Api ini sering sepi. Perlu inovasi untuk mengembangkan Kahyangan Api agar lebih menarik,” ujarnya.
Ia mengatakan, dulu pernah ada wacana akan dibangun kolam renang di dekat kawasan Kahyangan Api ini. Namun, wacana itu belum terealisasi. Selain itu, kata dia, penerangan pada malam hari juga perlu diperbaiki. Saat ini, kata dia, memang sudah ada penerangan di sekitar lokasi objek wisata ini akan tetapi masih belum maksimal. (her/kik)












































.md.jpg)






