Banjir Luapan Bengawan Solo Nyaris Genangi Jalan Raya Bojonegoro-Cepu
Kamis, 01 Desember 2016 11:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Kalitidu - Banjir luapan Sungai Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro terus meluas. Banjir menggenangi permukiman warga, areal persawahan, dan jalan perkampungan di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo.
Banjir luapan Sungai Bengawan Solo juga mendekati Jalan Raya Bojonegoro-Cepu di kawasan Desa Sukoharjo dan Desa Leran, Kecamatan Kalitidu. Bahkan, jarak genangan banjir luapan Bengawan Solo dengan jalan raya tinggal 2-3 meter saja.
Banjir luapan Bengawan Solo tampak terus bergerak naik. Perlahan air merambat naik mendekati jalan raya jalur provinsi tersebut. Sementara itu, permukiman warga di Desa Sukoharjo dan Desa Leran terlihatsudah tergenang banjir setinggi lutut. Kendati demikian, tampak anak-anak bermain girang di lokasi genangan banjir.
Menurut Azis (43), warga Desa Sukoharjo, air Bengawan Solo naik dengan cepat. "Saya sudah siap-siap mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Saya khawatir banjir ini seperti banjir tahun 2007,” ujarnya, Kamis (1/11/2016).
Sementara itu, warga mendirikan posko banjir di tepi jalan raya Bojonegoro-Cepu. Pada banjir tahun 2007 lalu warga banyak mendirikan tenda pengungsian dan posko banjir di sepanjang jalur Bojonegoro-Cepu dan Bojonegoro-Ngawi tersebut. (her/kik)












































.md.jpg)






