Ribuan Orang Berdoa Bersama untuk Negeri di Alun-Alun Bojonegoro
Jumat, 02 Desember 2016 16:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Bojonegoro Kota - Sebanyak 6.000 orang berpakaian putih-putih duduk memadati Alun-Alun sebelah selatan. Rupanya mereka tengah mengikuti Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri di Alun-Alun Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (2/12/3016) pukul 14.00 WIB.
Istigosah dengan tema meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa menjalin kebhinekaan dalam bingkai NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 ini diselenggarakan Polres Bojonegoro bekerja sama dengan Badan Komunikasi Pemuda Masjid Bojonegoro.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai macam elemen masyarakat, mulai Forpimda Kabupaten Bojonegoro, Pimpinan DPRD, pimpinan pondok pesantren, Muspika, SKPD, IRMAS, santriwan dan santriwati, pelajar SMA/SMK, anggota Polres Bojonegoro beserta polsek jajaran, anggota Kodim 0813 Bojonegoro beserta Koramil, anggota Kampung Pesilat, elemen mahasiswa, GP Ansor, kepala sekolah, dan sejumlah Kiai di Kabupaten Bojonegoro.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran, disusul lagu Indonesia Raya. Saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya para hadirin semuanya berdiri.
Dalam sambutannya, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro SIK SH MSi yang merangkap sebagai ketua panitia, menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyelenggara dan semua yang hadir dalam acara doa bersama sehingga acara dapat berjalan aman dan kondusif.
"Pada sore ini, kita semua berkumpul di Alun-Alun untuk memanjatkan doa bersama demi keselamatan negeri," ujar Kapolres.
Selain itu, imbuhnya, juga mendoakan warga Bojonegoro yang terdampak banjir luapan Bengawan Solo. Semoga mereka selalu diberikan keselamatan dan ketabahan.
“Harapannya melalui kegiatan doa bersama ini bisa meningkatkan persatuan bangsa. Dan, atas nama panitia kami mohon maaf sebesar-besarnya atas kekurangan dalam penyelenggaraan doa bersama untuk keselamatan negeri kali ini,” ungkap AKPB Wahyu Sri Bintoro.
Pada kesempatan yang sama, sambutan Bupati Bojonegoro diwakili Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro KH Alamul Huda. Dia mengatakan, doa bersama dimaksudkan memohon kepada Allah SWT agar Indonesia dalam keadaan aman. Sebab, Indonesia belakangan ini dalam kondisi yang kurang kondusif.
“Pada saat ini di Jakarta melaksanakan doa bersama dan hari ini pula Bojonegoro juga melaksanakan doa bersama yang dihadiri segala elemen masyarakat,” katanya.
Harapannya, Indonesia tetap bersatu. NKRI harga mati, jangan sampai karena segelintir orang Indonesia terpecah belah. Hukum di Indonesia harus ditegakkan, yang salah harus dihukum dan yang benar harus dibebaskan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan salat asar berjamaah yang diimami oleh KH Abdullah Mansyur. Untuk kebutuhan wudu, Polres Bojonegoro telah bekerja sama dengan PDAM yang menyediakan tangki air bersih.
Usai salat asar secara berjamaah, dibacakan Rotibul Hadad dan doa penutup. Rangkaian kegiatan doa bersama berakhir pada pukul 16.00 WIB, dan berjalan dengan aman dan kondusif. (ver/tap)














































.md.jpg)






