Disperta Bagikan Ribuan Bibit Jambu Biji Kristal pada Kelompok Tani
Sabtu, 03 Desember 2016 09:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Bojonegoro Kota - Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro kembali membagikan bibit jambu biji kristal kepada kelompok tani di 10 desa wilayah Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Komoditas jambu yang diharapkan menjadi salah satu produk unggulan petani tersebut dibagikan kepada petani pada Jumat (2/12/2016).
"Penanaman akan dimulai setelah dibagikan, pembagian selalu dipaskan masuk musim penghujan biar saat mulai tidak usah menyirami," kata PPL Pertanian setempat, Ishak Riyanto.
Dari 10 desa tersebut rincian pembagianya adalah kepada 10 kelompok tani yaitu di Desa Simorejo, kelompok tani Sumber Pangan sebanyak 500 batang, Desa Pilang, poktan Sido Makmur sebanyak 500 batang, Desa Sroyo, poktan Jaya Sakti sebanyak 400 bibit. Desa Kabalan, poktan Budi Daya sebanyak 500 bibit, Desa Cangaan, poktan Beno Makmur sebanyak 500 bibit.
Selanjutnya, Desa Sarangan, poktan Sumber Hidup sebanyak 400 bibit, Desa Gedongarum, poktan Gangsar sebanyak 400, Desa Kedungpringpen poktan Tani Makmur 500 bibit, Desa Tejo Sumber Pangan 800 bibit, dan Desa Simbatan poktan Suka Maju 1 sebanyak 750 bibit.
Akibat kondisi saat ini, yang sebagian besar wilayah di Kecamatan Kanor masih terdampak banjir, bibit-bibit tersebut sebagian pengirimannya ditunda. Untuk wilayah yang terdampak banjir dipastikan dikirim setelah air Bengawan Solo surut.
"Yang dikirim tadi baru 4 desa, yang tidak terkena banjir, seperti Tejo, Pilang, Simorejo, dan Sroyo. Yang kebanjiran masih ditunda pengirimannya," ungkapnya.
Setelah diterima, nantinya bibit-bibit tersebut akan ditanam bersama masyarakat, anggota kelompok tani beserta petugas PPL pertanian setempat untuk segera membuat lubang tanam dan diberi pupuk.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (Kabid SDM) Disperta Kabupaten Bojonegoro, Djoko PW mengatakan, bantuan bibit jambu biji kristal tersebut agar dirawat dengan baik oleh para petani. Harapanya ke depan para petani mampu mengolahnya hingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
"Kami berharap semua tertanam dengan baik dan dirawat sampai tanaman menghasilkan," ujarnya. (pin/kik)












































.md.jpg)






