News Ticker
  • Optimalkan Pajak Kendaraan Bermotor, Pemkab Blora Sinergi dengan Bapenda Jateng Percepat Pembangunan
  • Perkuat Pengembangan SDM, Pemkab Blora Gandeng Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Pemprov Jatim Dorong Penetapan KH Muhammad Yusuf Hasyim Sebagai Pahlawan Nasional Tahun Ini
  • Angka Kasus Batu Ginjal di Bojonegoro Cukup Tinggi, Masyarakat Perlu Waspada dan Paham Pencegahannya
  • 1.556 Mahasiswa UPN Veteran Jatim Gelar KKN SDGs Pemuda Berdampak di Bojonegoro
  • 16 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Hari Ini
  • Maling Motor di Gudang J&T Cargo Baureno Babak Belur Dihajar Massa, Pelaku Berhasil Ditangkap di Sawah
  • Kementerian HAM Kantor Wilayah Jawa Timur Gelar Analisa dan Evaluasi Produk Hukum Daerah di Bojonegoro
  • 4 Mouse Wireless Logitech M650 Terbaik
  • Perkuat Tata Kelola Data, Pemkab Bojonegoro Ikuti Evaluasi EPSS 2026 Bersama BPS
  • Depresi dan Cemas Bisa Pangkas Harapan Hidup Hingga 20 Tahun
  • 15 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 Juli 2026
  • Dekranasda Bojonegoro Promosikan Produk Unggulan UMKM Makassar
  • 200 Mahasiswa Universitas Airlangga Gelar KKN di Bojonegoro, Fokus Mengabdi di Kanor dan Sumberrejo
  • Siapkan Lulusan SMA dan SMK Masuk Dunia Kerja, Disperinaker Bojonegoro Gelar Career Booster Session
  • 14 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 Juli 2026
  • Masa Libur Sekolah 2026, Volume Pelanggan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Naik 13 Persen
  • PMI Bojonegoro Gandeng Australia Red Cross Perkuat Pelayanan Bencana di DAS Bengawan Solo
  • Pelajar SMAN 1 Bojonegoro Raih Juara I Duta SMA Jatim, Siap Melaju ke Tingkat Nasional
  • Pengurus MUI Jawa Timur Resmi Dikukuhkan, Fokus Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Rencana Pengembangan Batalyon TP 885 dan Brigif 33 di Dander
Musim Banjir, Perajin Batu Bata Berhenti Produksi

Musim Banjir, Perajin Batu Bata Berhenti Produksi

Oleh Vera Astanti

Bojonegoro Kota - Banjir Bengawan Solo yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro membuat  perajin batu bata merah berhenti produksi. Salah seorang perajin di Kelurahan Ledok Kulon Kecamatan Bojonegoro Kota, Peni (48), mengaku yang dilakukan saat ini hanya membakar sisa hasil pembuatan batu bata saat musim kemarau lalu.

Ditemui beritabojonegoro.com (BBC) di tempat pembakaran batu bata tak jauh dari rumahnya di Ledokkulon, Peni sedang sibuk memantau batu bata hasil cetakannya agar benar-benar terbakar maksimal. Tempat pembakaran berupa gubuk seluas 6 x 8 meter dengan atap genting itu berada sekitar 10 meter dari bibir sungai yang berada di bawahnya. Di sela-sela tumpukan batu bata di dalam gubuk, disebar sekam padi yang berfungsi untuk mempermudah bara api. Sementara ribuan batu bata merah yang sudah matang tersusun rapi pada tanah membentuk kotak besar tak jauh dari tempat pembakaran.

Batu bata yang dibakar itu adalah hasil cetakannya pada musim kemarau beberapa bulan yang lalu. Dia mengaku tidak memproduksi batu bata selama musim penghujan ini, apalagi saat banjir melanda, malah tidak mungkin. “Sudah satu bulan ini kami berhenti membuat batu bata lantaran sungai mulai banjir. Ini hanya membakar sisa-sia pembuatan musim tiga kemarin. Takut kalau ada banjir yang lebih besar lagi," ujar Peni.

Peni mengaku mendapat informasi dari Kang Yoto (Bupati Bojonegoro) banjir musim ini dikhawatirkan akan lebih besar dari tahun 2007/ 2008 lalu. Untuk itulah, batu bata yang masih mentah tersebut segera dibakar. Kalau sudah matang, maka batu bata tersebut akan aman meski diterjang banjir. Berbeda ketika masih mentah belum dibakar, maka akan larut saat kena air.

"Ketika musim hujan seperti ini, pembakaran bisa memakan waktu mulai seminggu sampai sepuluh hari. Karena cuaca yang dingin berpengaruh pada kecepatan pembakaran," sambungnya.

Peni bekerja bersama suaminya. Saat normal Peni dan suami mampu menghasilkan 500 buah batu bata sehari. Kemudian dia akan menjualnya dengan harga  Rp 600 ribu per 1000 buah. Namun karena musim banjir ini mereka berhenti berproduksi. Mereka bekerja lainnya untuk memenuhi kebutuhan.

“Ya kami jadi buruh tani sehari-hari kalau begini,” kata Peni. (ver/moha)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

15 Juli dalam Sejarah

Tahukah Anda

15 Juli dalam Sejarah

Tanggal 15 Juli menyimpan banyak catatan penting dalam lembaran sejarah dunia dari berbagai era. Mulai dari penemuan arkeologi yang mengubah ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784224342.3094 at start, 1784224342.5832 at end, 0.27378988265991 sec elapsed