News Ticker
  • Inovatif Layani Publik, Kapolres Bojonegoro Terima Penghargaan dari Menpan RB
  • Investor Siapkan Dana Rp 72 Miliar Untuk Membangun Pasar Desa Ngampel
  • Cegah Konflik Tambang Pasir, Kapolsek Kanor Koordinasi dengan Kapolsek Rengel
  • Pengamanan Sigap, Pilkades PAW Berjalan Lancar dan Aman
  • Generasi Muda Harus Melek Politik
  • 5 Rumah Warga Sukosewu Terancam Longsor
  • Perbub Tentang Toko Modern Masih Tunggu Rekomendasi Disdag dan Pasar
  • Elf Serempet Mio, Pengendara Mio Terluka
  • Kisah Saudagar Buku dari Kabul yang Malang
  • Pemkab Gelar Diklat untuk Ciptakan Gaya Kepemimpinan Inovatif
  • Maraknya Isu Pemberitaan Penculikan Anak, Kapolres Bojonegoro Imbau Masyarakat Tetap Tenang
  • Sunarso, Terpilih Jadi Kepala Desa Sekaran Kecamatan Kasiman
  • H Abdul Manan Terpilih Jadi Kepala Desa Sumberagung Kecamatan Dander
  • Mulyono Terpilih Jadi Kepala Desa Deru Kecamatan Sumberrejo
  • Bersama IdFos, EMCL Deklarasikan Kader Kelompok Rumah Tangga Pilah Sampah
  • Tiga Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Pertigaan Sidobandung Balen
  • Dari 10 Raperda, Baru Dua yang Sudah Turun dari Gubernur
  • Belajar Demokrasi, Siswa SD Muda Latihan Pemilu
  • Kapolres Pantau Langsung Pelaksanaan Pilkades Pergantian Antar Waktu
  • PWI Bojonegoro Minta Dua Oknum Wartawan Ditindak Tegas

SPP SMA dan SMK Akan Diberlakukan Kembali di Tahun Ajaran Baru Mendatang

SPP SMA dan SMK Akan Diberlakukan Kembali di Tahun Ajaran Baru Mendatang

Oleh Muliyanto

Bojonegoro Kota - Setelah SMA (Sekolah Menengah Atas) dan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) di Bojonegoro pengelolaannya diambilalih Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai Januari 2017 ini, biaya SPP (Sumbang Pembinaan Pendidikan) yang sebelumnya gratis akan diberlakukan kembali untuk tahun ajaran baru 2017/2018 mendatang. Nilainya dalam kisaran Rp 95 ribu - Rp170 ribu per bulan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Sumiarso mengatakan, penetapan uang SPP SMA dan SMK di Bojonegoro pada SE (Surat Edaran) Gubernur Jatim yang mengatur nilai standar SPP untuk SMA/SMK.

"Uang SPP itu akan kami kutip mulai tahun ajaran 2017/2018 mendatang. Akan kami sosialisasikan ke seluruh kepala sekolah SMA dan SMK di Bojonegoro,” katanya.

Untuk menetapkan nilai SPP ada tiga varian. Pertama SPP SMA paling tinggi ditetapkan Rp 95 ribu. Sedangkan untuk SPP siswa SMK non teknik ditetapkan Rp135 ribu dan SMK Teknik ditetapkan Rp170 ribu.

"Sungguhpun begitu, sebelum mengutip uang SPP bagi siswa, maka harus ada rapat Komite Sekolah yang anggotanya adalah para wali murid. Dalam dapat komite sekolah itu, maka akan ada keputusan yang memberikan kelonggaran bagi siswa miskin," jelasnya.

Nantinya, hasil rapat Komite Sekolah akan menetapkan mana siswa yang mendapat keringanan nilai uang SPP dan mana siswa yang nilai uang SPPnya perlu ditambah. Sehingga ada pola subsidi silang. "Siswa mampu mensubsidi kawannya yang miskin," tuturnya.

Sumiarso menambahkan, nantinya pengelolaan uang SPP menjadi kewenangan masing-masing sekolah. Tujuannya meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. (mol/moha)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Mbah Jony, Menjaga Tradisi Membuat Wayang dari Kertas Karton

Mbah Jony, Menjaga Tradisi Membuat Wayang dari Kertas Karton

Oleh Vera Astanti Lelaki yang sudah tak muda itu asyik melayani setiap permintaan dan pertanyaan dari anak-anak yang datang di ...

Quote

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Note From Kang Yoto

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Oleh Kang Yoto BERAPA lama lagi kita menunggu lahirnya generasi kuat lahir batin, sehat, cerdas dan produktif menciptakan nilai tambah, ...

Opini

Memperkenalkan Batik Bojonegoro di Queesland, Australia

Memperkenalkan Batik Bojonegoro di Queesland, Australia

Oleh Mashudi Sabtu kemarin, 11 Maret, saya menghadiri penyambutan mahasiswa pascasarjana penerima beasiswa LPDP yang kuliah di Queensland, Australia. Penyambutan ...

Eksis

Natasya, Penyuka Nasi Goreng yang Ingin Fokus Mengurus Anak

Natasya, Penyuka Nasi Goreng yang Ingin Fokus Mengurus Anak

Oleh Suci Novita Sari dan Vera Astanti Bisa masuk di jurusan Multimedia, Natasya merasa sangat bersyukur. Pasalnya dia memang menyenangi ...

Pelesir

Sambangi Wisata Banyu Langse Tuban

Sambangi Wisata Banyu Langse Tuban

Oleh Natasya dan Vera Astanti Tuban - Wisata alam Tuban memang banyak yang belum dieksplore. Kali ini tim BeritaBojonegoro.com pada ...

Religi

Kapolres Bojonegoro Ajak Anggota Jadikan Pekerjaan Sebagai Sarana Ibadah

Pos Sholat

Kapolres Bojonegoro Ajak Anggota Jadikan Pekerjaan Sebagai Sarana Ibadah

Oleh Heriyanto Bojonegoro Kota - Bertempat di Masjid Al-Ikhlas Polres Bojonegoro, pada Kamis (23/02/2017) mulai pukul 08.30 WIB pagi tadi, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Jumat, 24 Maret 2017

Berita Foto

Toyota Innova Seruduk Teras Rumah dan Motor Parkir di Ngraho

Berita Foto

Toyota Innova Seruduk Teras Rumah dan Motor Parkir di Ngraho

Oleh Heriyanto Ngraho - Dilaporkan sebuah mobil Toyota Kijang Innova nomor polisi DK 18 BK, pada Selasa (21/03/2017) sekira pukul ...

Infotorial

EMCL Selenggarakan Program Magang Siswa SMK di Lapangan Banyu Urip

EMCL Selenggarakan Program Magang Siswa SMK di Lapangan Banyu Urip

Oleh Heriyanto Bojonegoro ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerja sama dengan Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB) menyelenggarakan program magang siswa SMK ...

Resensi

Kisah Saudagar Buku dari Kabul yang Malang

Kisah Saudagar Buku dari Kabul yang Malang

Oleh Heriyanto Buku ini berkisah tentang kehidupan sebuah keluarga Afghan di Kabul, Sultan Khan sang kepala keluarga. Dia anak laki-laki ...

Feature

Belajar Demokrasi, Siswa SD Muda Latihan Pemilu

Belajar Demokrasi, Siswa SD Muda Latihan Pemilu

Oleh Vera Astanti Bojonegoro - Sekitar seratus anak begitu antusias ketika masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati berganti membacakan ...

Teras

Awas, Monster Mengincar Anak-Anak Kita

Awas, Monster Mengincar Anak-Anak Kita

Oleh Vera Astanti Dunia maya digemparkan dengan pemberitaan telah terungkapnya grup facebook yang berisikan konten pornografi khusus anak di bawah ...