Tahun 2017 Disperta Anggarkan 150 Ribu Bibit Jambu
Jumat, 13 Januari 2017 09:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Bojonegoro Kota - Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro terus melanjutkan program penanaman buah jambu bagi para petani. Tahun 2017 ini rencananya Disperta menganggarkan untuk pembelian sekitar 150 ribu bibit jambu dari dana APBD.
Sebanyak 150 ribu bibit jambu nanti akan diberikan kepada pemerintah desa untuk disebarkan kepada para petani. Pemkab berharap ada pengadaan bibit secara mandiri sehingga diharapkan pengadaan bibit di tahun 2017 bisa mencapai 250 ribu bibit.
Diketahui pada tahun 2014 Dinas Pertanian menganggarkan bibit jambu sejumlah 30.050 bibit. Di tahun 2015 dinaikkan menjadi 120.000 bibit, kemudian turun menjadi 100.000 bibit tahun 2016.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro Jupari mengatakan program penanaman jambu yang dimulai sejak tahun 2014 itu dinilai berhasil. Diharapkan petani di Kabupaten Bojonegoro memiliki produk pertanian yang lebih bervariatif, salah satunya dengan program penanaman jambu ini.
Selain menguntungkan, perawatan pohon jambu juga tidak terlalu sulit. Di Bojonegoro termasuk daerah yang cocok untuk tanaman jambu ini.
"Contoh sukses di Desa Padang yang sekiranya layak ditiru dan dikembangkan, tanaman jambu 300 pohon umur 20 bulan sudah panen 3 kali, panen pertama 500 kilogram, kedua 1000 kg dan ketiga 1000 kg," ungkapnya.
Untuk harga kata Jupari, petani bisa menjual sekitar Rp 15.000 per kg. Dalam satu tahun rata - rata petani bisa panen 2-3 kali tergantung pemeliharaannya.
"Tanpa diduga-duga ternyata jambu kristal di Bojonegoro sangat cocok , buahnya manis, berair yang menyegarkan dan teksturnya lebih lembut, alhamdulillah," pungkasnya. (pin/kik)
ilustrasi foto www.industribisnis.com












































.md.jpg)






