Wahyu Emiyati, Bocah Penderita Tumor Tulang Dicover Jamkesda
Rabu, 25 Januari 2017 07:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Bojonegoro - Wahyu Emiyati penderita tumor asal Dusun Pohkuwung Desa Sumberharjo Kecamatan Sumberejo sudah tercover dalam Jaminan Kesehatan Daerah ( Jamkesda ). Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto, Rabu (25/01/2017).
Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan dapat dijelaskan bahwa pasien bernama Wahyu Emi (usia 6 tahun) alamat Desa Sumberharjo Kecamatan Sumberejo didiagnosa menderita tumor ganas pada tulang lutut kanan.
Dijelaskan bahwa sakit yang diderita oleh putri pasangan Nyaman dan Sri Murheni ini diawali pada sekitar bulan Oktober 2016 dengan keluhan awal linu pada sendi kemudian diberikan rujukan pemeriksaan ke RSU Bojonegoro. Kemudian pada tanggal 5 Januari 2017 lalu pasien periksa kembali ke Puskesmas Mejuwet dengan hasil pemeriksaan suspect tumor pada persendian lutut kanan dengan pelebaran pembuluh darah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan inilah maka pasien Wahyu Emiyati kemudian dirujuk dan ditangani dokter spesialis tulang. Dilakukan pemeriksaan penunjang yaitu foto rontgen kaki kanan dan kiri, tes tuberkulin dengan hasil negatif serta tes CRP dengan hasil negatif dan dari hasil pemeriksaan tersebut pasien dirujuk ke Surabaya.
Lalu pada tanggal 8 Januari 2017, pasien periksa di RS dr Sutomo Surabaya dan dari hasil pemeriksaan didapatkan diagnosa tumor ganas dan dianjurkan untuk amputasi tetapi keluarga menolak dan meminta alternatif kemoterapi.
Menurut Heru, keluarga Wahyu Emiyati tidak memiliki Jamkesmas kemudian mengajukan untuk mendapatkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) kemudian Wahyu Emiyati mendapatkan fasilitas Jaminan Kesehatan Daerah ( Jamkesda ) yang dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Tak hanya itu selama menjalani pengobatan di rumah sakit di Surabaya ini pihak keluarga juga dapat memanfaatkan rumah singgah. Ditambahkan saat ini pelajar kelas 1 SDN Sumberharjo I ini telah dirawat di RS dr Sutomo Surabaya dan akan menjalani tindakan penyedotan cairan. Meski saat ini tengah menjalani perawatan di Surabaya namun Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan kondisi bocah tersebut. (ver/kik)











































.md.jpg)






