Aneka Olahan Salak Dipamerkan Dalam Festival Salak
Kamis, 26 Januari 2017 21:00 WIBOleh Ami dan Novi
Oleh Ami dan Novi
Kapas - Pada Festival Salak yang diselenggarakan di Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, Kamis (26/01/2017) siang tadi, terdapat beberapa stan yang menampilkan aneka olahan makanan dari salak. Festival ini memang dimanfaatkan warga untuk mempromosikan salak wedi dan aneka olahannya.
Bermacam hasil olahan salak dipamerkan, mulai kurma salak, brownis salak, sari buah salak, ledre salak, dodol salak, hingga selai salak.
"Dari beberapa hasil olahan salak yang menjadi produk unggulan dan banyak disukai oleh para pengunjung yaitu ledre salak," ujar Siti (40), salah satu pemilik kebun salak di Desa Wedi.
Menurut Siti, ledre salak banyak disukai karena lebih awet. Meski dibuat tanpa bahan pengawet, mampu bertahan cukup lama kurang lebih 1 sampai 2 minggu.
Sayangnya penjualan produk olahan salak belum bisa maksimal, lantaran saat ini belum ada toko oleh-oleh khusus dari olahan salak itu sendiri.
"Setelah adanya Festival Salak ini, kami berharap ada toko khusus pusat oleh-oleh dari buah salak dan hasil olahan salak," harapnya.
Siti juga menyampaikan keinginan warga Desa Wedi, yakni usai diadakannya Festival Salak ini ditindaklanjuti dengan pembangunan agrowisata kebun salak. Sebab, paling tidak dengan adanya agrowisata kebun salak dapat meningkatkan kesejahteraan para petani salak Desa Wedi. (ami/nov/tap)












































.md.jpg)






