News Ticker
  • Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemkab Blora, Bupati Arief Lantik 191 Pejabat
  • Melalui Kondisi Urine dan Kulit, Gejala Awal Gangguan Ginjal Bisa Dikenali
  • Jawa Timur Puncaki Prestasi Nasional dengan Torehan Puluhan Ribu Medali SIMT
  • Momen Akrab Wabup Bojonegoro Jajal Melinting Tembakau Bareng Buruh di Baureno
  • Perkuat Daya Saing IKM Lewat Legalitas dan Manajemen Bisnis di Bojonegoro
  • Pemkab Bojonegoro Salurkan BLT Cukai Tembakau 2026 untuk Buruh Pabrik Rokok di Baureno
  • Prakiraan Cuaca 14 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 14 Mei dalam Sejarah
  • Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Bojonegoro
  • Stok Pupuk Subsidi Bojonegoro Aman, Penyaluran Lampaui Target di Sejumlah Kios
  • Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia
  • Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro
  • Waspada Pola Makan Harian yang Menjadi Nutrisi bagi Pertumbuhan Sel Kanker
  • Menjawab Tantangan Industri Melalui Strategi Pendidikan Vokasi yang Adaptif di Jawa Timur
  • BPJS Kesehatan Imbau Perusahaan Patuh Bayar Iuran Pekerja Secara Teratur
  • Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Tekanan Global dan Domestik Picu Kekhawatiran Pasar
  • Permintaan Kambing Kurban di Bojonegoro Meningkat, Peternak Mulai Kebanjiran Pesanan
  • Lelang Lima Jabatan OPD Pemkab Bojonegoro Masih Sepi Peminat
  • Sektor Jasa dan Perdagangan Dongkrak Investasi Bojonegoro, Laporan PMDN di Triwulan I
  • 13 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 13 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Bojonegoro Siap Operasikan 85 Gerai
  • Pastikan Data Valid, ASN Bojonegoro Turun Lapangan Lakukan Ground Check Dua Pekan
  • Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Bojonegoro Rekam KTP-el dan Edukasi Bahaya Narkoba di SMKN 2
Makna Pluralitas dan Toleransi Umat Beragama

Makna Pluralitas dan Toleransi Umat Beragama

Oleh Fatwa Amalia Rahmawati 

Pluralisme merupakan perbedaan, dan perbedaan itu adalah sesuatu yang nyata dan tidak dapat dipungkri. Penolakan terhadap pluralisme akan menimbulkan konflik, karena meniadakan sesuatu yang nyata merupakan pengingkaran terhadap kehendak Tuhan.

Pluralisme tidak sebatas mengakui perbedaan, melainkan menghormati perbedaan. Perlu diakui bahwa masyarakat indonesia adalah majemuk, karenanya segala perbedaan harus dihormati. Masyarakat indonesia harus memiliki sikap toleransi terutama toleransi umat beragama. Jika tidak bisa menerapkan sikap toleransi, maka anda tidaklah layak menjadi warga indonesia. Jika sikap toleransi dapat dilakukan maka tidak mungkin ada perselisihan yang berujung konflik.

Berbagai peristiwa yang sempat memanas di wilayah indonesia akhir-akhir ini menyangkut tentang kepentingan beberapa kelompok masyarakat. Dalam pertentangan dan perdebatan itu mengedepankan, isu suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) yang menjadikan konflik dalam kelompok masyarakat tersebut. 

Agama seringkali dipermasalahkan dalam kemajemukan bangsa, semua mengakui agama yang dianut adalah agama yang paling benar. Kita sebagai warga indonesia harus meyakini sikap toleransi, agar  bangsa kita tidak mudah terpecah belah.

Melihat kejadian yang terjadi di indonesia tentang konflik agama, dapat dijadikan bukti bahwa selama ini firman Tuhan tentang mengajarkan cinta kasih sesama manusia, dan perdamaian belum kita aplikasikan dalam kehidupan nyata.

Lantas bagaimana tanggapan dan hal yang harus dilakukan agar indonesia memiliki sikap tolerasi terutama toleransi umat beragama? Saya mengajukan pertanyaan kepada ibu Yuni Hartini (Guru agama Khatolik), mengenai tanggapan beliau tentang organisasi masyarakat yang memecah belah kesatuan NKRI. Beliau menjawab “Saya tidak suka sama sekali dengan ORMAS yang memecah belah negara kita, sudah tau kalau negara ini negara yang majemuk kita harus bisa berfikir dewasa dan harus memiliki jiwa toleransi dan tidak fanatik mbak,” katanya.

Benar sekali yang dikatakan beliau, saya bertanya lagi seputar toleransi, yaitu toleransi umat kristen terhadap umat non kristen “Apakah diwilayah ibu toleransi atas umat beragama masih tinggi?,” tanyaku. “iya tinggi mbak.. contohnya kalau ada perayaan natal ibu-ibu PKK menyumbang makanan begitu pula kalau ada idhul fitri, kami umat kristiani ikut meyumbangkan makanan dan dimakan bersama-sama” tutur ibu yang kerap disapa bu yun itu.

Dapat disimpulkan bahwa toleransi didalam pluralitas itu sangat indah, aplikasikan firman Tuhan dalam kehidupan kita, jadilah manusia yang berfikir kritis dan tidak fanatik. Jadilah warga indonesia yang damai. Ingat saja pancasila sila pertama yang berbunyi: ketuhanan yang maha esa. Tentu saja orang tidak bertuhan tidak dapat hidup di indonesia, ingat saja bahwa semua Tuhan menginginkan perdamaian. (*/kik).

* Siswi Sekolah MAN 2 Bojonegoro Kelas XII.

Alamat Desa Balenrejo RT 18/02 Kecamatan Balen

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro

Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro

Bojonegoro - Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, pada Rabu pagi (13/05/2026), menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pengamanan Konser Band Ungu dalam rangka ...

1778784661.3485 at start, 1778784661.7366 at end, 0.38804912567139 sec elapsed