Membaik di Awal Tahun, Dinkes Optimis Angka DBD Tahun Ini Menurun
Rabu, 01 Februari 2017 16:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro Kota – Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro berharap angka kasus demam berdarah dengue (DBD) tahun 2017 ini bisa turun. Hal itu berdasar membaiknya angka atau jumlah kasus DBD di awal tahun ini bila dibandingkan dengan awal tahun 2016 lalu.
Fakta tersebut membuat Dinas Kesehatan optimis bahwa tahun ini angka DBD bisa turun. “Pada Januari 2016 lalu, jumlah kasus DBD tertinggi, yakni sebanyak 135. Namun tahun ini hingga saat ini (Januari) baru sekitar 15 kasus yang menyerang masyarakat," ujar Kasi Pencegahan Penularan Penyakit Dinas Kesehatan Bojonegoro, dokter Whenny, Rabu (01/02/2017).
DBD merupakan penyebab paling banyak angka kematian pada tahun 2016 lalu. "Tahun ini semoga mengalami penurunan dibanding tahun 2016," tegasnya.
Walau turun, penanganan kasus DBD secara nasional diprioritaskan, karena mematikan penyakit ini juga belum ada obat dan vaksinya.
Wheny menambahkan, DBD tergolong penyakit luar biasa. Ciri-ciri terjangkit penyakit inipun selalu berubah-ubah, tidak bisa diprediksi. Sebab itu, Dinkes berupaya untuk menekan angkanya agar tidak terjadi kejadian Luar Biasa (KLB).
Pengurangan penyebaran DBD dapat dilakukan dengan cara 3 M (Menguras, menutup dan mendaur ulang) dan plus penggunaan lotion anti nyamuk serta penyebaran bubuk larvasida.
Wheny melanjutkan penurunan itu terang membuktikan pelayanan yang telah dilakukan selama ini cukup bagus, dan untuk mengurangi pengobatan."Kami berharap agar kasus DBD di kabupaten Bojonegoro terus mengalami penurunan," ujarnya. (mol/moha)











































.md.jpg)






