Paving Lepas Masuk Pedal Rem, Suami Istri Tersungkur
Selasa, 22 September 2015 09:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Trucuk – Warga Desa Mori, Kecamatan Trucuk, mengeluhkan kondisi jalan paving di desa yang rusak. Paving sudah tidak tertata lagi dan semburatan lepas dari posisi semula. Padahal, jalan paving itu baru dibangun sekitar tiga tahun ini.
Bukan hanya itu saja, kondisi jalan paving yang rusak ini menyebabkan terjadinya kecelakaan. Pengendara sepeda motor sering tersungkur saat melewati jalan paving yang rusak tersebut. Seperti yang dialami Mat Zaini (51) dan istrinya, Sri (49) pada Senin (21/09) sekitar pukul 16.00 kemarin.
Saat Mat Zaini mengendarai sepeda motor dan membonceng istrinya, tiba-tiba paving lepas dari posisi dan kemudian paving itu masuk ke dalam pedal rem. Tak pelak, sepeda motor yang dinaiki Mat Zaini dan istrinya langsung berhenti mendadak. Mat Zaini dan istrinya, Sri langsung terjungkal dan tersungkur ke jalan.
Mat Zaini mengalami luka-luka cukup parah di bagian lutut, tangan, dan kepalanya. Sedangkan, istrinya mengalami luka parah di bagian kepala, dahi, pipi sebelah kanan, dan tangannya. Keduanya langsung dibawa ke Puskesmas terdekat oleh warga sekitar.
Menurut Trisno, Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Mori, pembangunan jalan paving desa ini dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bojonegoro dan pemerintah desa tahun 2012. Sebenarnya, kata dia, ada anggaran untuk perbaikan dan perawatan jalan paving desa tersebut.
“Tetapi entah kenapa kondisi jalan paving yang rusak itu tidak diperbaiki. Padahal, bisa membahayakan pengguna jalan,” ujarnya. (mol/kik)
foto jalan paving di Desa Mori, Kecamatan Trucuk, yang rusak parah





































