Tahun ini Disdik Bojonegoro Ajukan 44 SMP yang Siap Terapkan K-13
Jumat, 10 Februari 2017 20:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro Kota - Jumlah sekolah yang bakal menerapkan Kurikulum 2013 (K-13) bakal bertambah. Tahun ini Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro mengajukan 44 sekolah yang menerapkan K-13 baru.
Kabid SMP Dinas Pendidikan Bojonegoro Puji Widodo, menjelaskan, hingga kini jenjang SMP yang menerapkan K-13 baru 4 sekolah. Tahun ajaran depan, pihaknya ingin jumlah sekolah yang menerapkan bertambah lebih banyak. Sejak tahun lalu, pihaknya sudah mendata sekolah-sekolah yang siap menerapkannya. "Total yang bersedia ada 44 sekolah," terangnya, Jumat (10/02/2017).
Sekolah-sekolah yang siap menerapkan tersebut, saat ini sudah diajukan ke Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur. Sebab, yang berwenang menentukan layak dan tidaknya menerapkan adalah LPMP. Berapa sekolah yang diterima menerapkan K-13 tahun pelajaran depan tergantung LPMP. "Jadi, belum semua disetujui oleh LPMP," jelasnya.
Penerapan LPMP memang tidak bisa langsung serentak. Sebab, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mensyaratkan sekolah yang menerapkan K-13 harus memenuhi persyaratannya. Misalnya, sarana dan guru-guru yang memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.
K-13 sudah diterapkan serentak pada 2013 silam. Namun, pada 2014 penerapan K-13 dihentikan dan diterapkan hanya oleh sekolah pilot project. Tahun pelajaran lalu, Kemendikbud mulai mendata sekolah-sekolah yang siap menerapkan K-13. (mol/tap)











































.md.jpg)






