Pasangan Suami Istri Untoro dan Kastiani
Telaten Menekuni Usaha Kerajinan Batik Jonegoroan
Rabu, 15 Februari 2017 18:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Bojonegoro – Pasangan suami istri, Untoro dan Kastiani, warga RT 01 RW 01 Dusun Korgan, Desa/Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, telaten menekuni usaha kerajinan batik di rumahnya. Mereka tekun membuat batik tulis dan batik cap jonegoroan.
Untoro memanfaatkan salah satu ruangan di rumahnya sebagai tempat usaha kerajinan batik. Ia tekun membuat batik cap motif jonegoroan. Berbagai motif batik jonegoroan ia punya di antaranya motif yakni gotro renonce, sekar jati, karanglembu, parangdahono mongal, jagung miji emas, pari sumilah, rancak tengul, meliwis mukti, dan soto gondowangi.
Semua motif batik khas jonegoroan itu menggambarkan potensi lokal Bojonegoro. Selain motif lama itu, kata Untoro, kini juga ada motif baru yang digandrungi yakni motif buah-buahan seperti pisang, salak, belimbing, mangga, dan buah rosela.
Menurut Untoro, batik jonegoroan kini mulai dikenal dan banyak permintaannya. Produksi batik jonegoroan milik Untoro saat ini banyak yang dipajang dan dipasarkan di Dekranasda. Namun, ia juga mempunyai koleksi batik yang ada di galeri rumahnya.
“Instansi seperti sekolah dan pemerintah banyak yang memesan dan membeli batik khas jonegoroan. Selain itu, banyak orang luar daerah juga yang membeli batik khas jonegoroan saat berkunjung di Bojonegoro,” ujarnya.
Untoro dan Kastiani juga sebenarnya sangat senang apabila ada pemuda atau anak-anak sekolah yang mau belajar membatik di rumahnya. Namun, kata dia, minat anak-anak muda untuk belajar membatik diakuinya masih rendah.
“Sebenarnya daripada nongkrong enggak karuan, lebih baik kan belajar membatik. Tetapi ya itu, minat untuk belajar membatik masih rendah,” ujarnya. (her/kik)












































.md.jpg)






