News Ticker
  • Perluas Pemasaran Telur Program GAYATRI, Disnakkan Bojonegoro Fasilitasi KPM Jualan Rutin Hingga Tembus Instansi Pemerintah
  • 04 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 4 Juli 2026
  • Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi Pimpin Upacara Sertijab PJU Hingga Kapolsek, Ini Daftar Lengkapnya
  • Kuatkan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Wilayah Operasi, Komut dan Manajemen PEPC Turun Temui Warga
  • PORKAB II Bojonegoro Resmi Dibuka oleh Bupati Setyo Wahono
  • Perhutani Bojonegoro Diskusi Bareng Pemerhati Lingkungan, Bahas Ancaman Ekologi
  • Capaian Lampaui Target, BPJS Kesehatan Ungkap 98,62 Persen Penduduk Indonesia Terdaftar
  • Tutup PKN II di BPSDM Jatim, Khofifah Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif
  • 03 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 3 Juli 2026
  • Verifikasi Rampung, Dinas Pendidikan Bojonegoro Kebut Proses Administrasi Pencairan Beasiswa Lanjutan 2026
  • 34 Kasus Narkoba di Bojonegoro Berhasil Diungkap, 11 Orang Jadi Tersangka
  • Gelar Silaturahmi Perdana, Dewan Pendidikan Bojonegoro Serap Masukan Sektor Pendidikan dari Sejumlah Instansi
  • 487 Mahasiswa Peternakan UB Malang Gelar KKNT di Bojonegoro, Ini Sebarannya
  • 02 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 02 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Serahkan Bantuan Gerobak Baru Bagi Para Pedagang Serabi
  • Polres Bojonegoro Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wahono Beri Kejutan Tumpeng
  • TPS 3R Srawung Makmur Trucuk, Bojonegoro Jadi Pusat Edukasi, Warga Belajar Budidaya Magot dan Olah Kompos
  • Perkuat Pelayanan Publik Pemprov Jatim Usulkan 2.100 Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2026
  • Integricast, Podcast tentang Integritas Pelayanan Publik oleh Inspektorat Bojonegoro
  • Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Resmi Beroperasi
  • Riset Buktikan Golongan Darah O Miliki Perisai Alami Lebih Kebal dari Risiko Gangguan Jantung
Hujan yang Membawa ke Masa Lalu

Drama Korea Spash - Spash Love (2015)

Hujan yang Membawa ke Masa Lalu

Oleh Vera Astanti

SEORANG gadis bersergam sedang berlari menembus hujan untuk datang ke sekolah. Namun bukannya sampai sekolah, dia malah ke taman, karena takut menghadapi soal-soal ujian. Di tengah hujan itu, tiba-tiba dia mencoba menghilang dengan melompat ke dalam genangan air. Ingat iklan di televisi? Tetapi bukannya tenggelam dalam lautan, gadis itu malah keluar dari sebuah bejana besar. Dan saat sadar dia melihat semua orang sedang mengenakan pakaian kuno.

Cuplikan itu akan kamu lihat pada mini drama korea berjudul Splash Splash Love. Mini drama yang hanya dua episode ini dibintangi oleh Kim Seul Gi sebagai Jang Dan Bi dan Yoon Do Joon sebagai Yi Do (Raja).

Cerita ringan tetapi menekankan pentingnya pendidikan. Jang Dan Bi tidak suka belajar, dia lebih suka karaoke dan mengabaikan omelan ibunya. Namun ketika dia harus terjebak di masa lalu untuk menyelesaikan soal-soal matematika, dia pun berjuang mati-matian.

Dalam mini drama ini, Yi Do sang raja, sangat mengagumi ilmu pengetahuan dan selalu mengesampingkan klenik. Di mana saat itu negara sedang kekeringan parah dan butuh hujan. Para menteri dan dukun istana selalu menyarankankan agar melakukan pemujaan terhadap dewa. Tetapi tidak diindahkan oleh Raja.

Raja selalu memperhatikan para pelajar-pelajar. Karena menurutnya ilmu pengetahuan akan membawa pekerjaan menjadi jauh lebih baik, daripada pemujaan-pemujaan itu. 

Dan Bi yang terjebak di sana harus menyamar sebagai lelaki untuk membantu raja mengajarkan rumus-rumus sederhana matematika. Dan dia baru bisa bebas ketika hujan turun.

Tentu saja khas drama, keberadaan Dan Bi sebagai perempuan tidak disadari oleh para dayang-dayang, bahkan raja sendiri. Meski tidak masuk akal, seorang perempuan dengan wajah imut itu bisa membaur bersama laki-laki.

Masalah muncul ketika ratu mengetahui siapa sebenarnya Dan Bi. Bukannya mengusir, ratu malah menginginkan Dan Bi sebagai selir Raja. Yang tentu saja, Dan Bi menolaknya. Dia harus kembali ke dunianya. Dia rindu ibunya.

Perjuangan Raja Yi Do untuk meyakinkan bahwa ilmu pengetahuan layak dipelajari dan disebarluaskan mendapat pertentangan. Dan akhirnya Dan Bi tau bahwa Raja yang ditemuinya merupakan penemu huruf hangeul Korea, dan wajahnya diabadikan dalam uang kertas korea.

Datanglah hujan! Siapa tau kau bisa kembali ke masa lalu seperti Dan Bi. Bukan hanya satu hari dua hari, tetapi beberapa dekade sebelumnya! 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783135608.8429 at start, 1783135611.0035 at end, 2.1605579853058 sec elapsed