Tahun 2016, Pemkab Keluarkan Rp 48 M untuk Jamkesda
Minggu, 07 Mei 2017 14:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro Kota - Biaya yang telah dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk Jaminan Kesehatan Daerah (jamkesda) selama tahun 2016 lalu cukup banyak. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bojonegoro, total biaya Jamkesda 2016 mencapai Rp48,8 miliar.
Dari total tersebut, anggaran terbagi untuk sejumlah fasilitas kesehatan milik Pemkab Bojonegoro mulai puskesmas dan tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
"Jamkesda terbesar di RSUD Sosodoro Djatikoesomo, sebab pasien terbanyak dilarikan di RSUD Sosodoro Djatikoesomo," Ucap kepala Dinas Kesehatan Sunhadi
Alokasi anggaran jamkesda di RSUD Sosodoro Djatikoesomo tahun lalu mencapai Rp33,4 miliar. Jumlah tersebut paling besar dibandingkan di RSUD lainya. Sementara untuk RSUD padangan 3,1 miliar dan sumerrejo total Rp6,6 miliar.
Sunhadi menambahkan sementara untuk tahun ini pihaknya mengira jamkesda akan sama dengan tahun lalu. "Jamkesda kemungkinan akan sama dengan tahun lalu. Bahkan bisa juga naik," ungkapnya.
Sementara itu Dinas Sosial Bojonegoro Adie Wicaksono menyampaikan jamkesda tahun lalu memang cukup tinggi. "Tahun lalu jamkesda memang banyak," katanya.
Pihaknya berharap untuk warga yang mengurus jamkesda diharapkan mengurus sendiri. Sebab saat ini beberapa hari lalu pihaknya menemukan ada calo yang mengurus kartu jamkesda. "Surat Jamkesda ini gratis tidak ada biaya apapun," ucapnya. (mol/moha)











































.md.jpg)






