Pemerintah Tegaskan Pembelajaran Tatap Muka Tetap Prioritas untuk Cegah Learning Loss
Minggu, 05 April 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara tatap muka guna mencegah terjadinya *learning loss* pada siswa.
Menko PMK, Pratikno, mengutip arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet yang menilai dinamika global saat ini sebagai peluang untuk mempercepat transformasi nasional. Situasi tersebut juga dinilai relevan untuk mendorong kemandirian di sektor pangan, energi, serta peningkatan kualitas pendidikan.
"Khusus di bidang pendidikan, sesuai hasil koordinasi dengan Mendikdasmen dan Menag, Menko PMK menyampaikan tentang pentingnya menjamin proses pembelajaran siswa tetap berjalan seperti biasa," katanya dikutip dari laman resmi Kemenko PMK.
Ia menegaskan bahwa pembelajaran secara luring menjadi prioritas utama. Meski sebelumnya sempat muncul opsi sistem hybrid yang memadukan daring dan tatap muka, pemerintah menilai metode tersebut belum menjadi kebutuhan mendesak saat ini.
Menurutnya, fokus utama adalah menjaga mutu pendidikan siswa melalui pembelajaran langsung di sekolah. “Sebagaimana prioritas luar biasa Bapak Presiden kepada sektor pendidikan, mulai dari revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda, maka kita harus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan secara umum, baik yang berada di bawah Kemendikdasmen, Kemenag dan Kemendiktisainstek. Ini prioritas. Ini utama,” ujarnya.
Selain sektor pendidikan, pemerintah juga mendorong percepatan transformasi birokrasi melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, peningkatan kualitas layanan publik, serta efisiensi kerja di berbagai lini.
Langkah efisiensi tersebut mencakup pengurangan perjalanan dinas yang tidak mendesak, pemanfaatan rapat daring, serta penerapan pola kerja fleksibel secara terukur guna meningkatkan efektivitas kinerja.
“Pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kualitas SDM, serta mendukung akselerasi pembangunan yang berkeadilan harus terus diperkuat dengan cara-cara yang lebih cerdas dan efisien,” pungkasnya.(red/Toh)
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir












































.md.jpg)






