News Ticker
  • Pemkab Blora Berikan Tunjangan Kesejahteraan Bagi Guru Madin dan TPQ
  • Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba S.Sos Jabat Dandim 0721/Blora
  • Dua Pasangan Diciduk Saat Berduaan di Rumah Kos
  • Kader Posyandu Kecamatan Gayam Ikuti Diskusi dan Pelatihan Kewirausahaan Mandiri
  • Gerakan Koperasi Gelar Studi Lapangan di Banyuurip
  • Avanza Tabrak Viar di Tuban, Pengendara Viar Meninggal Dunia
  • Jelang Pilkada 2018, Polres Bojonegoro Gelar Pembinaan Tiga Pilar se Kabupaten Bojonegoro
  • Bupati Bojonegoro Hadiri Survey Akreditasi RSUD Sosrodoro Djatikoesoemo
  • Supra X 125 Tubruk Supra Fit, Seorang Pengendara Luka-Luka
  • Dewan Pers : Setiap Tahun Ada 600 Aduan Terkait Masalah Pers
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Urai Kemacetan Akibat Genangan Air
  • Mobil Tubruk Warung, Seorang Pengunjung Meninggal Dunia
  • Seorang Anggota Sindikat Curanmor Diamankan Polsek Padangan
  • Bupati Bojonegoro Buka Rakor Dewan Ketahanan Pangan Tahun 2017
  • Rumah Mbah Panidin Warga Sekar Yang Tinggal Sebatangkara, Mulai Dibangun
  • Hendak Putar Balik, Avanza Ditubruk Mega Pro, Pengendara Mega Pro Luka-Luka
  • Kualitas Pendidikan Meningkat, SMP Negeri 1 Gayam Makin Membanggakan
  • Ratusan Anggota Keamanan di Terjunkan Untuk Pengamanan Kirab Budaya
  • Kirab Budaya Hari Jadi Blora Ke 268 Berlangsung Meriah
  • Satlantas Polres Bojonegoro Tingkatkan Patroli di Daerah Rawan Bencana

Buku

Inspirasi dari Rimba Pengetahuan

Inspirasi dari Rimba Pengetahuan

Oleh Muliyanto

SOKOLA Rimba adalah sebuah buku yang inspiratif. Cocok sekali untuk para pendidik atau pemerhati pendidikan. Seringkali kita mengeluh karene keterbatasan sarana dan fasilitas yang buruk dan terbatas di dalam dunia pendidikan. Itu juga yang terjadi dengan lingkungan pendidikan tempat Butet Manurung, penulis buku ini, terjadi. Belum lagi berurusan dengan kesadaran masyarakat yang memprihatinkan.

Buku ini menceritakan perjuangan Butet Manurung, seorang sarjana dan master Antropologi yang bertahun-tahun mendekati orang-orang dan anak-anak Rimba agar mereka mendapat pendidikan. Butet ini awalnya bekerja di WARSI, sebuah LSM konservasi hutan di Sumatra dan ditugaskan di bagian pendidikan. Target utama yang diberikan pada Butet waktu itu adalah mengajar baca tulis bagi anak-anak Rimba. Orang-orang Rimba adalah sebutan bagi suku yang mendiami Taman Nasional Bukit DuaBelas (TNBD) yang ada di Jambi. Orang Rimba hidup di hutan, dengan berburu dan meramu. Mereka hidup berkelompok dan berpindah-pindah . Sayangnya kehidupan mereka banyak mengalami gangguan, terutama karena kerusakan hutan, penebangan liar, perubahan lahan hutan jadi lahan kelapa sawit, dan sebagainya.

Di TNBD sendiri, ada beberapa kelompok (yang disebut rombong) orang Rimba. Waktu Butet mendekati orang Rimba dan menawari pendidikan, mereka takut, bahkan menolak. Menganggap pendidikan akan mengubah adat mereka, bahkan mereka menjuluki pulpen sebagai “setan bermata runcing”. Orang Rimba bilang begitu karena mereka sering ditipu orang terang (sebutan untuk orang kota atau desa, yang bukan orang rimba). Selama bertahun-tahun Butet ini pindah-pindah dari satu rombong orang rimba ke rombong orang rimba yang lain, berkeliling hutan. Rombong sungai Tengkuyungon merupakan kelompok orang rimba pertama yang ditemui oleh Butet.

Orang rimba hidup dari alam, dan memanfaatkan seluruh potensi alam untuk menyokong kebutuhan hidup mereka. Ketidakmampuan mereka membaca dan menulis menjadi sebuah titik kelemahan yang jika tidak segera mereka sadari akan menghapus keberadaan mereka.

Berbagai metode belajar ditemukan dari proses belajar dan mengajar sehingga hubungan yang muncul adalah timbal balik. Guru tidak hanya sebatas guru dan murid tidak hanya sebatas murid, tetapi guru dan murid menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi. Dan ini yang tidak pernah ditemukan di sekolah-sekolah lainnya. Sekolah lebih cenderung mengdiskreditnya siswa sebagai obyek yang harus menerima seluruh ilmu pengetahuan yang diberikan oleh guru dan menerima hukuman apabila mereka tidak mampu menerimanya.

Alasan ini juga mengapa anak-anak orang rimba tidak mau bersekolah di desa, hukuman yang diberikan oleh guru kepada murid yang tidak patuh telah mencetak gambaran buruk tentang sekolah dibenak anak-anak orang rimba. Sokola Rimba yang didirikan oleh butet dan beberapa temannya semasa di WARSI merupakan satu-satunya sekolah yang mencitrakan pendidikan ala rimba.

Sistem dan metode pendidikan yang fleksibel tetapi berorientasi pada pengembangan kualitas anak membuat anak-anak merasa nyaman. Totalitas dan loyalitas pada mimpi untuk memberdayakan orang rimba merupakan rangkaian perjuangan panjang.

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Aiptu Sholeh, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kanor

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro - Karena jasa-jasa serta pengabdiannya yang melebihi panggilan tugas semestinya, Aiptu Sholeh Bhabinkamtibmas Desa Sroyo Polsek ...

Quote

Indonesia Emas, Siapa Tahu?

Catatan Dahlan Iskan

Indonesia Emas, Siapa Tahu?

*Oleh Dahlan Iskan TOLONGLAH saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau ...

Opini

AIDS Masihkah Mengerikan?

Hari AIDS Sedunia

AIDS Masihkah Mengerikan?

*Oleh dr Achmad Budi Karyono HARI ini 1 Desember merupakan hari yang cukup menakutkan bagi setiap warga yang mengetahui tentang ...

Eksis

Bripka Juhair, Punya Inovasi Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Melalui Wayang

Polisi Inovatif

Bripka Juhair, Punya Inovasi Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Melalui Wayang

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Banyak cara untuk menunjang tugas pokok dan fungsinya sebagai seorang anggota Korps Bhayangkara. Bripka Juhair ...

Pelesir

Warung Semok Iwak Gloso Mbak Sumi yang Fenomenal

Warung Semok Iwak Gloso Mbak Sumi yang Fenomenal

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Temayang) Sebuah warung sederhana berdiri di ujung selatan Kabupatan Bojonegoro di dekat jembatan Kedungjati turut Desa ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Rabu, 13 Desember 2017

Berita Foto

Sejumlah Kepala Desa Laksanakan Pelantikan Perangkat Desa Baru

Pelantikan Perangkat Desa

Sejumlah Kepala Desa Laksanakan Pelantikan Perangkat Desa Baru

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Usai pelaksanaan tes tulis seleksi pengisian perangkat desa Kabupaten Bojonegoro, yang dilaksanakan secara serentak pada Kamis ...

Infotorial

Kualitas Pendidikan Meningkat, SMP Negeri 1 Gayam Makin Membanggakan

Program Pengembangan Sekolah SKK Migas - EMCL

Kualitas Pendidikan Meningkat, SMP Negeri 1 Gayam Makin Membanggakan

*Oleh Imam Nurcahyo SUASANA tenang dan asri sangat terasa saat memasuki pintu masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Gayam, ...

Resensi

Kisah Pi yang Inspiratif

Kisah Pi yang Inspiratif

Oleh Vera Astanti Ini adalah kisah petualangan Piscine Molitor Patel, biasa di panggil Pi, si tokoh utama, anak keturunan India ...

Feature

Muhammad Jamil Muhlisin, Dokter Teladan Tingkat Nasional Asal Blora

Muhammad Jamil Muhlisin, Dokter Teladan Tingkat Nasional Asal Blora

Oleh Priyo Spd Blora- Siapa yang tidak mengenal Dokter Jamil?dia adalah Dokter asal Kecamatan Kunduran dengan nama lengkap dr. Muhammad ...

Teras

Ada Konten Gambar Gerak (GIF) Pornografi di WhatsApp

Ada Konten Gambar Gerak (GIF) Pornografi di WhatsApp

*Oleh Imam Nurcahyo Lindungi anak-anak dari pornografi! SEJUMLAH media pada Minggu (05/11/2017) ramai memberitakan adanya unsur pornografi yang terdapat pada ...

Statistik

Hari ini

2.132 pengunjung

4.979 halaman dibuka

230 pengunjung online

Bulan ini

36.243 pengunjung

107.415 halaman dibuka

Tahun ini

996.853 pengunjung

3.974.519 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 586.285

Indonesia: 11.743

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015