News Ticker
  • Pj Bupati Bojonegoro: Aset Desa Harus Dikelola Dengan Baik
  • Motor Ditabrak Bus di Tuban Pengendara Motor Tewas di TKP
  • Tebing Bengawan Solo di Trucuk Longsor 600 Meter
  • Seorang Warga Widang Ditemukan Meninggal Dunia Tersengat Listrik
  • Polisi Amankan Seorang Produsen Arak Berikut Ratus Liter Arak Siap Edar
  • Mrs X Ditemukan Meninggal Dunia di Pinggir Pagar Rel KA, Dekat Stasiun Bojonegoro
  • Warga Temayang Ditemukan Meninggal Dunia di Sawah Akibat Disambar Petir
  • Ditabrak Motor, Pejalan Kaki di Baureno Alami Patah Kaki
  • Seorang Kakek Warga Ngraho Ditemukan Meninggal di Pinggir Hutan
  • Wakil Bupati Blora Tinjau UNBK Tingkat SLTP
  • Dua Bandar Judi Rolet Beromset Jutaan Rupiah, Diamankan Sat Reskrim Polres Blora
  • Tax Holiday Bukan untuk Rakyat
  • Kapolres Undang Kyai Anwar Zahid untuk Hadiri Tabligh Akbar Polres Bojonegoro
  • Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Kabupaten Blora Deklarasikan Bebas Sampah
  • Polisi Amankan Pelaku Pencurian yang Ditangkap Warga dan Nyaris Diamuk Massa
  • Seorang Warga Temayang Ditemukan Meninggal Dunia Gantung Diri
  • Kapolres Bojonegoro Perintahkan Polsek Jajaran Aktif Atur Pengalihan Arus Lalu-Lintas
  • Peringati Hari Kartini, Srikandi Angling Dharma Bagi-Bagi Coklat di Jalan
  • Gelapkan Angsuran Nasabah, Karyawan Koperasi Diamankan Polisi
  • Mendadak Menyeberang Jalan, Pemotor di Kasiman Ditabrak Mobil

Buku

Inspirasi dari Rimba Pengetahuan

Inspirasi dari Rimba Pengetahuan

Oleh Muliyanto

SOKOLA Rimba adalah sebuah buku yang inspiratif. Cocok sekali untuk para pendidik atau pemerhati pendidikan. Seringkali kita mengeluh karene keterbatasan sarana dan fasilitas yang buruk dan terbatas di dalam dunia pendidikan. Itu juga yang terjadi dengan lingkungan pendidikan tempat Butet Manurung, penulis buku ini, terjadi. Belum lagi berurusan dengan kesadaran masyarakat yang memprihatinkan.

Buku ini menceritakan perjuangan Butet Manurung, seorang sarjana dan master Antropologi yang bertahun-tahun mendekati orang-orang dan anak-anak Rimba agar mereka mendapat pendidikan. Butet ini awalnya bekerja di WARSI, sebuah LSM konservasi hutan di Sumatra dan ditugaskan di bagian pendidikan. Target utama yang diberikan pada Butet waktu itu adalah mengajar baca tulis bagi anak-anak Rimba. Orang-orang Rimba adalah sebutan bagi suku yang mendiami Taman Nasional Bukit DuaBelas (TNBD) yang ada di Jambi. Orang Rimba hidup di hutan, dengan berburu dan meramu. Mereka hidup berkelompok dan berpindah-pindah . Sayangnya kehidupan mereka banyak mengalami gangguan, terutama karena kerusakan hutan, penebangan liar, perubahan lahan hutan jadi lahan kelapa sawit, dan sebagainya.

Di TNBD sendiri, ada beberapa kelompok (yang disebut rombong) orang Rimba. Waktu Butet mendekati orang Rimba dan menawari pendidikan, mereka takut, bahkan menolak. Menganggap pendidikan akan mengubah adat mereka, bahkan mereka menjuluki pulpen sebagai “setan bermata runcing”. Orang Rimba bilang begitu karena mereka sering ditipu orang terang (sebutan untuk orang kota atau desa, yang bukan orang rimba). Selama bertahun-tahun Butet ini pindah-pindah dari satu rombong orang rimba ke rombong orang rimba yang lain, berkeliling hutan. Rombong sungai Tengkuyungon merupakan kelompok orang rimba pertama yang ditemui oleh Butet.

Orang rimba hidup dari alam, dan memanfaatkan seluruh potensi alam untuk menyokong kebutuhan hidup mereka. Ketidakmampuan mereka membaca dan menulis menjadi sebuah titik kelemahan yang jika tidak segera mereka sadari akan menghapus keberadaan mereka.

Berbagai metode belajar ditemukan dari proses belajar dan mengajar sehingga hubungan yang muncul adalah timbal balik. Guru tidak hanya sebatas guru dan murid tidak hanya sebatas murid, tetapi guru dan murid menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi. Dan ini yang tidak pernah ditemukan di sekolah-sekolah lainnya. Sekolah lebih cenderung mengdiskreditnya siswa sebagai obyek yang harus menerima seluruh ilmu pengetahuan yang diberikan oleh guru dan menerima hukuman apabila mereka tidak mampu menerimanya.

Alasan ini juga mengapa anak-anak orang rimba tidak mau bersekolah di desa, hukuman yang diberikan oleh guru kepada murid yang tidak patuh telah mencetak gambaran buruk tentang sekolah dibenak anak-anak orang rimba. Sokola Rimba yang didirikan oleh butet dan beberapa temannya semasa di WARSI merupakan satu-satunya sekolah yang mencitrakan pendidikan ala rimba.

Sistem dan metode pendidikan yang fleksibel tetapi berorientasi pada pengembangan kualitas anak membuat anak-anak merasa nyaman. Totalitas dan loyalitas pada mimpi untuk memberdayakan orang rimba merupakan rangkaian perjuangan panjang.

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Kota) - Sambil menikmati sore hari di sekitar Alun Alun Kota Bojonegoro di bawah teduhnya pohon ...

Quote

Ketemu Audry Yang Tidak Bisa Tidur

Catatan Dahlan Iskan

Ketemu Audry Yang Tidak Bisa Tidur

*Oleh Dahlan Iskan Saya dapat kabar Audry lagi di Singapura. Gadis Surabaya yang genius. Dan pernah saya tulis panjang lebar. ...

Opini

Tax Holiday Bukan untuk Rakyat

Tax Holiday Bukan untuk Rakyat

Oleh Sri Handayani, S.Pd.
Investor hulu migas menginginkan adanya tax holiday (pembebasan pajak) maupun tax allowence (keringanan pajak) ...

Eksis

Bripka Juhair, Bhabinkamtibmas Desa Ngunut, Hadiri Undangan Kapolres Batu

Bripka Juhair, Bhabinkamtibmas Desa Ngunut, Hadiri Undangan Kapolres Batu

*Oleh Mulyanto Batu - Dalam acara pelatihan Fungsi Teknis Kepolisian Binmas oleh Polres Batu yang digelar di Hotel Golden Tulip ...

Pelesir

Loco Tour Jadi Destinasi Wisata Baru di Blora

Loco Tour Jadi Destinasi Wisata Baru di Blora

Oleh Priyo SPd Blora - Kereta uap tertua yang lama tak berfungsi di Kabupaten Blora secara resmi diaktifkan kembali. Dalam ...

Religi

Kapolres Bojonegoro Ajak Ulama Sukseskan Pilkada 2018

Kapolres Bojonegoro Ajak Ulama Sukseskan Pilkada 2018

Oleh Redaksi Bojonegoro (Ngasem) - Hadir acara silaturrahmi bersama Ulama se-Kecamatan Ngasem yang dirangkai dengan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Rabu, 25 April 2018

Berita Foto

Foto-Foto Jembatan Babat Lamongan Yang Ambrol

Berita Foto

Foto-Foto Jembatan Babat Lamongan Yang Ambrol

Oleh Imam Nurcahyo Tuban - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Widang Kabupaten Tuban dan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, ...

Infotorial

Penetapan Nomor Urut dan Daftar Nama Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Tahun 2018

Pengumuman KPU Bojonegoro

Penetapan Nomor Urut dan Daftar Nama Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Tahun 2018

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BOJONEGORO PENGUMUMAN Nomor : 227/PL.03.3-PU/3522/KPU-Kab/II/2018 TENTANG: PENETAPAN NOMOR URUT DAN DAFTAR NAMA PASANGAN CALON BUPATI DAN ...

Resensi

Indonesia, Bangsa Super 2052

Indonesia, Bangsa Super 2052

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Jika Novel Ghost Fleet menggambarkan Indonesia bubar pada tahun 2030. Namun justru buku yg ditulis oleh ...

Feature

Cerita Brigadir Puguh, Anggota Sat Lantas Polres Blora yang Hobi Kontes Burung Kicau

Cerita Brigadir Puguh, Anggota Sat Lantas Polres Blora yang Hobi Kontes Burung Kicau

Oleh Priyo Spd Blora - Matahari mulai bergeser dari timur ke ujung barat. Suara kicau burung mulai bersahut-sahutan di sebuah ...

Teras

Belum Genap 3 Bulan, di Bojonegoro Terjadi 10 Kasus Gantung Diri

Belum Genap 3 Bulan, di Bojonegoro Terjadi 10 Kasus Gantung Diri

Oleh Imam Nurcahyo BELUM genap tiga bulan, atau jika dihitung, pada Rabu (21/03/2018) hari ini, tahun 2018 baru berjalan selama ...

Statistik

Hari ini

136 kunjungan

219 halaman dibuka

0 pengunjung online

Bulan ini

92.352 kunjungan

160.802 halaman dibuka

Tahun ini

444.236 kunjungan

796.993 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 709.795

Indonesia: 13.502

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015