News Ticker
  • Tuntas Dibahas DPRD Jatim, Raperda Disabilitas Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Abaikan Kuota Pekerja Difabel
  • IKIP PGRI Bojonegoro Gelar PKKMB 2026, Hadirkan Ketua Dekranasda Hingga Kepala BRIDA untuk Membekali Mahasiswa Baru
  • 1 September dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 01 September 2026
  • Sasar 17 Kecamatan, Pemkab Bojonegoro Dukung Pelaksanaan Survei Seismik 2D Lamturo Demi Temukan Cadangan Migas Baru
  • Bojonegoro Urutan Ke-6 Kasus Perkawinan Anak di Jatim, DPRD Jatim dan Pemkab Dorong Penguatan Satgas PPKPA Hingga Desa
  • Cegah Nyeri Perut, Dokter Gizi Ingatkan Batas Toleransi Telat Makan dan Bahaya Asam Lambung
  • Mandiri Pakan Hingga Olah Kulit Kambing, Kelompok Ternak Srono Makmur Bojonegoro Masuk Penilaian Tingkat Jatim
  • Dukung Indonesia Emas 2045, Gubernur Khofifah Sampaikan Raperda Kepemudaan dan Keolahragaan Jatim
  • Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan di Balenrejo Bojonegoro, Satu Luka Ringan
  • 31 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Agustus 2026
  • Ulasan Film: Seni Merayu Tuhan — Saat Beragama Tak Lagi Soal Egoisme Mayoritas
  • Usung Tema Pesona Budaya Nusantara, 46 Kontingen dan 6 Tim Eksibisi Meriahkan Pawai Pembangunan Blora 2026
  • Waspadai Dampak Telat Makan, Dokter Gizi Ingatkan Batas Toleransi dan Risiko Asam Lambung
  • Diserbu 1.500 Pencari Kerja, Dinperinaker Bojonegoro Gelar Bejo Career Day 2026
  • 30 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 30 Agustus 2026
  • Tingkatkan Kedisiplinan Generasi Muda, 94 Peleton Pramuka Bojonegoro Ikuti Lomba Baris-Berbaris
  • Dua Kelompok Ternak Asal Bojonegoro Masuk Penilaian Agribisnis Peternakan Tingkat Jatim 2026
  • Waspadai Kerusakan Ginjal, Dokter Urologi Ingatkan Risiko Obat Herbal Hingga Vitamin C Berlebihan
  • Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Dishub Bojonegoro Realisasikan Pemasangan Warning Light di 13 Titik
  • Dorong Program Prioritas Daerah, TP PKK Bojonegoro Tinjau Potensi Mandiri Warga Gedongarum Kanor
  • 28 Agustus dalam Catatan Sejarah
Kejadian Kesurupan Biasanya Disebabkan Stres

Kejadian Kesurupan Biasanya Disebabkan Stres

Oleh Mujamil E Wahyudi

Kota – Kejadian lima siswa SMP Negeri 1 Padangan yang diduga kesurupan saat sedang belajar di sekolah mendapat perhatian dari konselor yang ada di Bojonegoro. Salah satunya yaitu seorang konselor, Abdul Muchit S Kom I. Ia mengatakan biasanya yang menjadi penyebab utama kejadian kesurupan adalah stres atau sedang mengalami banyak persoalan.

Gejala-gejala yang ditimbulkan orang yang diduga kesurupan di antaranya kepala terasa berat, selanjutnya badan dan kaki terasa lemas, pandangan kabur atau tidak jelas dan mengantuk. Bahkan, ia bisa pingsan. Namun biasanya gejala itu masih disadari oleh korban yang diduga mengalami kesurupan, tetapi setelah itu ia tiba-tiba tidak mampu mengendalikan dirinya.

"Orang yang kesurupan akan melakukan sesuatu di luar kemampuan dan keinginannya, namun ia merasakan seperti ada kekuatan yang mengendalikan dirinya itu," ujar Abdul Muchit S Kom I, pada BBC, sapaan beritabojonegoro.com, Rabu (30/09).

Ia menambahkan, mereka yang mengalami kesurupan merasakan dirinya bukanlah dirinya lagi, tetapi ada sesuatu yang mengendalikan dari luar. Namun keadaan kesurupan ini ada juga yang menyadari sepenuhnya, ada yang menyadari sebagian dan ada pula yang tidak menyadari sama sekali.

"Saat kesurupan, korban akan melakukan gerakan-gerakan yang terjadi secara otomatis, tidak ada beban mental dan dengan bebasnya ia akan bergerak. Saat seperti itu adalah merupakan kesempatan untuk mengekspresikan hal-hal yang terpendam melalui jeritan, teriakan, gerakan menari seperti keadaan hipnotis diri," jelas Muchit sapaan akrab Abdul Mucit.

Dalam hal ini, kemampuan yang perlu ditingkatkan pada para korban kesurupan yang terjadi di SMP Negeri 1 Padangan Bojonegoro adalah mengajari dan melatih korban untuk bagaimana mengelola stres dan konflik dengan cara yang baik dan benar, supaya mereka tidak mudah kesurupan.

Pagi tadi, sekitar lima siswa SMP Negeri 1 Padangan, diduga mengalami kesurupan. Salah satu siswa yang mengalami kesurupan paling parah yaitu Berlian Septia Fananti, siswa kelas tujuh. Ia sempat meronta-ronta dan tidak sadarkan diri beberapa kali. Ia juga seperti bicara ngelantur. Ia kemudian dipulangkan ke rumahnya di Dukuh Bringan, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam.

Saat pulang di rumah, ia tidak mau masuk ke rumah. Ia masih berpakaian seragam batik dan rok berwarna putih. Ia dipegangi oleh kerabat dan tetangganya. Ia meronta di halaman rumah. Beberapa petugas polisi dari Polsek Gayam juga datang ke rumah korban. Namun, setelah ditenangkan oleh keluarga dan kerabatnya, Berlian akhirnya tenang. Namun, ia tetap tidak mau masuk rumah.

Menurut Izmi, keluarga korban, kejadian kesurupan yang dialami oleh Berlian saat di sekolah ini sudah kedua kalinya. Sebelumnya, kejadian serupa juga pernah terjadi. “Dia seperti bukan Berlian. Dia berlaku seperti orang lain,” ungkap Izmi.

Menurut Hamdan, salah satu guru SMP Negeri 1 Padangan, mengatakan, sejak dua tahun terakhir ini kejadian kesurupan sering terjadi pada siswa di sekolah. Pihak sekolah, kata dia, kini sedang mencari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah itu. Sebab, kejadian kesurupan mengganggu proses kegiatan belajar-mengajar di sekolah. (yud/kik)

Foto siswa SMP Negeri 1 Padangan saat diduga mengalami kesurupan

 

 

Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1788237002.2814 at start, 1788237003.6916 at end, 1.410218000412 sec elapsed