News Ticker
  • Pengusaha Keluhkan Rumitnya Perizinan di Bojonegoro, DPRD Minta Pelayanan Dievaluasi
  • Ekonomi Tumbuh 5,96 Persen dan Produsen Padi Terbesar Nasional, Khofifah Sebut Capaian Jatim Hasil Kolaborasi Berkelanjutan
  • Sambut Milad ke-40, STIT Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Seminar Nasional tentang Pendidikan
  • Mie Ayam Brutal Rahayu di Jalan Pemuda Bojonegoro, Kuliner dengan Banyak Pilihan Menu
  • Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Pelayanan Informasi Publik yang Responsif di Media Sosial OPD Bojonegoro
  • DLH Blora dan Pertamina EP Cepu Bangun Polinator Garden, Jaga Ekosistem Kupu Kupu Lokal
  • Wujudkan Kemandirian Pangan Pemkab Bojonegoro Luncurkan Beras Premium Merek Rojo Nogo
  • 30 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 30 Juni 2026
  • Polres Blora Amankan Maling Motor di Todanan, Beraksi Saat Rumah Korban Kosong
  • DMI Bojonegoro Gelar Musda Lima Tahunan, Evaluasi Kepengurusan dan Siapkan Regenerasi
  • Jaga Keandalan Jalur Rel, PT KAI Lakukan Perbaikan Geometri Perlintasan Sebidang Bayeman Baureno
  • Malu Anaknya Hamil di Luar Nikah, Ibu di Balen, Bojonegoro Nekat Aborsi Pakai Obat Tukak Lambung
  • Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Aman
  • Cara Mudah Membedakan Batuk Flu Biasa dengan Gejala Awal TBC Menurut Praktisi Kesehatan
  • 29 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 Juni 2026
  • Film The Furious Sajikan Cerita Berbalut Seni Bela Diri Pemicu Adrenalin
  • Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro Senilai Rp78 M Mulai Dikerjakan Pekan Kedua Juli 2026
  • Menilik Tradisi Ngopi dari Sisi Medis, Khasiat Jangka Panjangnya, dan Sisi Gelap Kafein bagi Tubuh
  • 28 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Juni 2026
  • Kenali Enam Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bisa Merusak Organ Ginjal Menurut Ahli Urologi
  • Pantes Budal Volume 6 Sajikan Pertunjukan Seni Reog Malam Nanti
Waspada Ancaman Penyakit Menular Lewat Tikus, Dinkes Bojonegoro Gencarkan Edukasi Hantavirus

Waspada Ancaman Penyakit Menular Lewat Tikus, Dinkes Bojonegoro Gencarkan Edukasi Hantavirus

 

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro gencar mengingatkan warga untuk memperketat kewaspadaan terhadap ancaman Hantavirus, sebuah penyakit menular berbasis lingkungan yang disebarkan oleh hewan pengerat seperti tikus. Sosialisasi ini masif dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat demi memproteksi kesehatan seluruh lapisan masyarakat dari potensi penularan virus berbahaya tersebut.

Menurut penjelasan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr. Rury Dewi, penularan Hantavirus bisa terjadi sewaktu manusia menghirup partikel debu yang sudah tercampur dengan urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi. Selain melalui udara, penularan juga rawan terjadi apabila tangan seseorang menyentuh permukaan benda yang telah terkontaminasi lalu langsung mengusap area mata, hidung, atau mulut sebelum sempat mencuci tangan dengan bersih.

“Penyakit ini perlu diwaspadai karena penularannya sangat erat dengan kondisi kebersihan lingkungan. Oleh karena itu masyarakat harus lebih peduli menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar,” terang dr. Rury Dewi, Jumat (15/05/2026).

Lebih lanjut, dr. Rury memaparkan bahwa tanda-tanda awal ketika seseorang terjangkit Hantavirus mirip sekali dengan gejala influenza, seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri pada otot, serta rasa mual yang disertai muntah. Jika penanganan medis terlambat diberikan, komplikasi dari penyakit ini dapat memburuk dan berakibat fatal bagi keselamatan jiwa pasien.

 

Flyer imbauan waspada hanta virus kepada masyarakat oleh Dinas Kesehatan Bojonegoro.

 

Guna menangkal risiko tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro mendorong warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat secara konsisten. Langkah konkret yang dapat dilakukan meliputi pembersihan rutin tempat tinggal, memastikan tempat penyimpanan air dan makanan selalu tertutup rapat, membuang sampah pada tempatnya, serta menjauh dari interaksi langsung dengan tikus ataupun kotoran hewan tersebut.

Masyarakat juga sangat disarankan untuk senantiasa memakai masker dan sarung tangan pelindung ketika sedang membersihkan sudut-sudut rumah yang kotor atau ruangan terisolasi yang sudah lama ditinggalkan kosong, demi meminimalkan paparan debu yang tercemar virus.

“Lingkungan bersih bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mencegah berbagai penyakit menular, termasuk Hanta Virus. Pencegahan harus dimulai dari rumah dan dilakukan bersama-sama,” tambahnya.

Melalui gerakan edukasi yang berkesinambungan ini, jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menaruh harapan besar agar tingkat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga higienitas lingkungan dapat terus meningkat, sehingga proteksi kesehatan diri serta keluarga dapat terwujud secara optimal.

 

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782835529.0017 at start, 1782835529.4854 at end, 0.48364901542664 sec elapsed