News Ticker
  • Jalan Sehat 1 Muharram Pemprov Jatim Berakhir Ricuh, Kupon Rusak dan Warga Merangsek Panggung
  • Khidmat, Ratusan Warga Ikuti Ruwatan Murwakala 2026 di Kayangan Api Bojonegoro
  • 17 Juni dalam Sejarah
  • Jangan Lewatkan, Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Dimulai Hari Ini
  • Prakiraan Cuaca 17 Juni 2026 di Bojonegoro
  • EMCL dan PDPM Bojonegoro Bekali Guru dan Siswa Menjadi Pionir Literasi Digital
  • Hubungan Golongan Darah dengan Harapan Hidup, Tipe O Diprediksi Paling Panjang Umur
  • Dukung Raperda Disabilitas Inisiatif DPRD Jatim, Pemprov Tekankan Pendekatan Berbasis Hak Asasi Manusia
  • Atasi Dampak Kemarau, BPBD Bojonegoro Mulai Intensif Salurkan Air Bersih ke Sejumlah Wilayah
  • Memudahkan Peternak, Kelompok Gayatri Desa Sengon Terapkan Sistem Barter Telur dan Pakan
  • Mengintip Manisnya Budidaya Melon Hidroponik di Sambongrejo Sumberrejo, Bisa Petik Sendiri dan Icip Gratis
  • Hilal Tidak Terlihat, PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh Pada Rabu 17 Juni 2026
  • 16 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 16 Juni 2026
  • Semarak Purnawiyata Prada Budaya SMPN 2 Purwosari, 99 Siswa Resmi Dilepas dan Diminta Lanjutkan Pendidikan
  • Pasar Kota Bojonegoro Segera Dibangun dengan Anggaran 200 Miliar Rupiah
  • Pemprov Jatim Buka Lowongan ASN, Ini Cara dan Syarat Daftarnya
  • Pemanfaatan AI untuk Layanan Publik Antar Jatim Raih Penghargaan Nasional
  • Hendak Menyalip, Truk Kontainer Tabrak Truk Trailer di Margomulyo, Bojonegoro
  • Khofifah Dorong Lahirnya Generasi Qurani yang Unggul dan Berkarakter
  • Musim Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Bojonegoro Petakan 93 Desa Rawan Kekeringan
  • SPMB 2026 Bojonegoro: Daya Tampung SMA/SMK Negeri Masih Melebihi Jumlah Pendaftar
  • Sineas Bernardus Raka Hadirkan Kisah Perjuangan Atlet Esport Lewat Film Nobody Loves Kay
  • Pemprov Jatim dan Investor Malaysia Jajaki Kerja Sama Proyek Logistik Terintegrasi Nilai USD 100 Juta
Karya Literasi Siswa Desa Bawa Kepala SDN Grebegan Kalitidu Raih Penghargaan Nasional

Karya Literasi Siswa Desa Bawa Kepala SDN Grebegan Kalitidu Raih Penghargaan Nasional

Bojonegoro - Dunia pendidikan di Kabupaten Bojonegoro kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional melalui dedikasi seorang kepala sekolah di wilayah pedesaan. Rita Yuana yang menjabat sebagai Kepala SDN Grebegan, Kecamatan Kalitidu, sukses menyabet penghargaan bergengsi dalam ajang Insan Pendidikan Berdampak 2026 untuk kategori Inspirator Pendidikan Formal berkat inovasi literasi yang dinilai memberikan pengaruh nyata bagi peserta didik.

Keberhasilan ini berakar dari sebuah gerakan literasi unik yang digagas Rita dengan memfasilitasi para siswa menuliskan impian mereka hingga berhasil menerbitkan sebuah buku berjudul Membangun Mimpi dari Pelosok Negeri: Bunga Rampai Cita-Cita Siswa SDN Grebegan, Kalitidu, Bojonegoro. Langkah kreatif tersebut lahir dari rasa kepedulian Rita terhadap keterbatasan akses serta latar belakang sosial ekonomi murid-muridnya yang sebagian besar merupakan anak petani, di mana ia melihat ada potensi luar biasa yang selama ini belum mendapatkan wadah untuk berkembang.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 54 siswa dari kelas IV, V, dan VI dilibatkan secara aktif untuk merangkai mimpi, harapan, dan cita-cita mereka ke dalam bentuk esai sederhana. Kerja keras kolektif tersebut akhirnya membuahkan hasil berupa buku setebal 180 halaman yang resmi diterbitkan pada Februari 2026 kemarin melalui kolaborasi bersama PT Taman Baca Indonesia Bojonegoro.

“Anak-anak di desa juga memiliki mimpi besar. Mereka hanya membutuhkan ruang, pendampingan, dan seseorang yang percaya bahwa mereka mampu,” ungkap Rita Yuana saat menjelaskan latar belakang programnya.

Rita memaparkan bahwa pengerjaan buku ini diawali dengan melakukan pengamatan serta pendekatan personal kepada para murid. Tidak sendirian, ia bergerak bersama tim guru yang terdiri atas Sri Wuryani, Sriyanik, dan Sumiyati untuk mendampingi anak-anak menuangkan kisah seputar profesi impian, alasan di balik pilihan tersebut, hingga langkah yang akan mereka tempuh demi masa depan, yang mana proses penulisan ini juga mengintegrasikan implementasi Pembelajaran Mendalam dan Kecerdasan Artifisial.

Proses bimbingan tersebut diwadahi melalui program rutin bertajuk Sabtu BERSERI yang bertujuan mengenalkan aneka ragam profesi sekaligus memperluas cara pandang siswa mengenai masa depan mereka. Melalui kegiatan berkala ini, muncul berbagai cita-cita yang beragam dari pikiran anak-anak, mulai dari profesi konvensional seperti dokter, guru, polisi, tentara, pilot, masinis, atlet, pengusaha, hingga profesi modern seperti petani sukses serta konten kreator.

Dampak dari gerakan ini ternyata tidak melulu soal peningkatan budaya membaca dan menulis, melainkan juga membawa pergeseran positif pada pembentukan karakter para siswa di sekolah. Anak-anak yang mulanya cenderung pemalu kini mulai menunjukkan keberanian untuk berbicara di depan kelas, mengemukakan pendapat, serta mempresentasikan hasil tulisan mereka dengan penuh rasa percaya diri.

Lebih dari itu, aktivitas reflektif saat merangkai kata demi kata mengenai masa depan ini secara tidak langsung menanamkan pemahaman mendalam tentang arti penting pendidikan. Sikap disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan daya juang yang tinggi mulai tumbuh di dalam diri siswa sebagai bekal utama untuk mengejar impian yang telah mereka goreskan di dalam buku.

Inisiatif cemerlang dari SDN Grebegan ini pun langsung memanen pujian dan apresiasi dari jajaran pemerintah daerah setempat. Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah memberikan pandangan bahwa terobosan seperti ini sangat layak ditiru oleh satuan pendidikan lain karena terbukti mampu menyajikan metode pembelajaran yang mendalam serta menyentuh sisi humanis dari para peserta didik.

Saran senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Mokhamad Anwar Mukhtadlo yang menyatakan bahwa kehadiran buku karya siswa ini menjadi sebuah bukti otentik bahwa sebuah cita-cita yang besar dan mulia bisa lahir dari sebuah kesederhanaan.

Bagi pihak sekolah, program penulisan ini bukan sekadar mengejar target penerbitan karya cetak, melainkan sebuah gerakan moral untuk menyalakan api harapan dan rasa percaya diri anak-anak. Berdiri di bangunan sekolah yang dikelilingi area persawahan, SDN Grebegan membuktikan bahwa kualitas pendidikan yang esensial tidak selalu diukur dari kemewahan fasilitas atau kecanggihan teknologi, melainkan dari keteladanan, kepedulian, dan keyakinan utuh pada potensi anak-anak desa.

Penghargaan yang diterima oleh Rita Yuana dalam ajang nasional ini mematrikan pesan kuat bagi dunia pendidikan bahwa ruang kelas yang sederhana di sudut pelosok daerah pun mampu menciptakan perubahan nyata dan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.(red/toh)

 

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1781670646.7402 at start, 1781670646.9795 at end, 0.23930382728577 sec elapsed