News Ticker
  • Ribuan Warga Ikuti Senam Dayung di Alun-Alun Bojonegoro
  • Cangkrukan Kamtibmas, Kapolres Ajak BEM se Bojonegoro Jadi Mitra Kamtibmas
  • Terperosok Lubang Jalan Paving, Pemotor di Kanor Bojonegoro Luka Berat
  • Cah Jos, Upaya Polres Bojonegoro Tekan Penggunaan Motor Oleh Pelajar
  • Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian
  • Menunggu
  • Di Bojonegoro Hari Ini Terjadi 2 Peristiwa Kebakaran Rumah
  • Pelantikan Perangkat Desa Glagahwangi Sugihwaras Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Warga
  • Kebakaran Nyaris Menghanguskan Gudang Toko Milik Warga Pacul Bojonegoro
  • Jagong Harmoni, Upaya Kapolres Bojonegoro Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
  • Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset
  • Polres Bojonegoro Rilis Hasil Ungkap Kasus Operasi Sikat Semeru 2018
  • Satria Tubruk Vario di Padangan Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Viral, Senam Goyang Dayung di Kalangan Pelajar Tuban
  • Tabrakan Motor di Dander Bojonegoro, 3 Orang Luka-Luka
  • Masih Ada Kendaraan Bak Terbuka di Bojonegoro, Untuk Mengangkut Orang
  • Keadaan
  • 87 Pengendara Kendaraan Bermotor Terjaring Razia Sat Lantas Polres Bojonegoro
  • Pola Pengamanan Pemilu 2019 di Bojonegoro, Sesuai Situasi dan Kondisi Kerawanan Daerah
  • Jajaran Polres Bojonegoro Siap Amankan Pemilu 2019

Kisah Inspiratif tentang Burung Pipit

Oleh Muliyanto

SUATU hari Umar Bin Khattab berjalan – jalan. Dalam perjalanan dia temui seorang bocah bermain burung pipit. Melihat itu Umar merasa kasihan, burung kecil itu dipermainkan sedemikian rupa. Umar lantas membelinya lantas melepaskannya. Burung itu terbang bebas kembali.

Ketika Umar wafat, beberapa ulama di zaman itu bermimpi bahwa Umar mendapat rahmat Allah SWT di alam kubur sebab welas asihnya terhadap burung pipit tadi.

Kisah itu ada di dalam buku Ushfuriyah, sebuah kitab klasik karya Muhammad in Abu Bakar Al Ushfuri. Tidak ada temuan jelas mengenai biografi sang penulis. Barangkali karena terlalu sedikit karyanya. Namun yang pasti, Usfhuriyah merupakan kitab asing bagi para santri di pesantren. Kitab itu menjadi pegangan yang kerap dikaji dalam momen – momen tertentu seperti Ramadan ini.

Bagi kita yang tidak asing dengan bahasa Arab, kita tetap bisa menikmatinya mellui terjemahan bahasa Indonesia. Diva Press turut menerbitkan kitab tersebut dengan bahasa Indonesia berjudul Ushfuriyah, Percik Hikmah Buurng – Burung Kehidupan. Ushfuriyah berisi 40 hadits pilihan sebagaimana kitab karya Imam Nawawi, Arbain Nawawiyah. Namun di sela – sela paparan hadits disertakan cerita – cerita sederhana yang inspiratif.

Buku tersebut tidak tebal bila dibandingkan buku – buku atau kitab kuning lainnya. Dan yang menjadikan dia beda dengan kitab atau buku lainnya adalah banyak kisah – kisah inspiratif sederhana di dalamnya. Salah satunya adalah cerita Umar tadi. Kita jadi tahu, bukan perbuatan besar yang mendatangkan rahmat Allah terhadap Umar di alam kubur, melainkan perbuatan yang sepintas lalu sepele.

Kisah itu juga mengingatkan kita pada Imam Ghazali. Ulama legendaris yang disebut – sebut sebagai Hujjatul Islam tersebut juga memiliki kisah unik. Suatu hari sang imam sedang menulis kitab. Saat itu di meja tulisnya ada lalat yang lemas tergeletak kehausan. Sang imam lalu memberinya minum dengan sedikit tinta yang beliau buat menulis. Selamatlah si lalat dari ancaman kematian karena kahausan. Setelah itu ada ulama yang bermimpi melihat Al Ghazali di akhirat mendapatkan rahmat Allah bukan disebabkan keunggulannya di bidang keilmuan atau kesohorannya sebagai ulama yang dihormati, melainkan karena kejadian kecil memberi minum lalat itu.

Sungguh, tidak ada yang sepele dalam perbuatan baik yang sepintas lalu sepele. Seringkali kita berkeinginan besar melakukan hal besar untuk katakanlah negara. Tapi seringkali kita lupa berbuat baik terhadap tetangga atau istri atau suami kita di rumah, atau hewan peliharaan kita. Buku ini bisa sedikit membantu kita menajamkan kepekaan kita terhadap hal – hal yang sepintas lalu kecil dan remeh di sekitar kita.

Buku ini cocok di baca saat Ramadan. Tidur saja adalah pahala saat puasa, membaca buku tentu lebih berpahala lagi.

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

Opini

Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

*Oleh Desmaniar BERTRANSFORMASI menjadi kebutuhan primer di abad 21 ini, media sosial (medsos), disadari banyak memberikan manfaat berupa kemudahan bagi ...

Quote

Menunggu

Menunggu

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Menunggu dapat diartikan tinggal beberapa saat di suatu tempat mengharapkan atau menanti hadirnya atau ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

1.654 kunjungan

2.952 halaman dibuka

68 pengunjung online

Bulan ini

73.593 kunjungan

131.235 halaman dibuka

Tahun ini

1.001.911 kunjungan

1.758.655 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 609.159

Indonesia: 10.085

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015