News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Optimis Jadi Daerah Percontohan Nasional Program Kawasan Tanpa Rokok
  • Seorang Warga Cirebon Ditemukan Meninggal di Kamar Tidur Tempat Kerjanya di Baureno, Bojonegoro
  • Peringati Hari Donor Darah Sedunia, PMI Bojonegoro Gelar Aksi Massal hingga Bazar Sembako Murah
  • Ancaman Disfungsi Metabolisme, Ledakan Kasus Diabetes Intai Usia Produktif dan Pekerja Kantoran
  • Cari Ikan di Sungai Bengawan Solo, Warga Ngraho, Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam
  • Gubernur Khofifah Kukuhkan Kepala BPKP Jatim yang Baru, Tekankan Penguatan Sinergi Lintas Sektor
  • Remaja yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Sinergi Program Prioritas, Cantika Wahono Dorong Kader PKK Aktif Tekan Stunting dan Sukseskan Program Gayatri
  • Gempur Rokok Ilegal, Tim Gabungan Sisir Toko dan Warung di Wilayah Baureno
  • 24 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Juni 2026
  • DPRD Bojonegoro Gelar Tiga Rapat Paripurna Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
  • Kodim 0813 dan Pemkab Bojonegoro Gelar Rapat Matangkan Kegiatan TMMD ke 129
  • Wujudkan Lingkungan Nyaman untuk Generasi Muda, Pemkab Bojonegoro Rintis Standardisasi Masjid Ramah Anak
  • Kemenkes Dukung Peluncuran Komisi Jurnal Lancet Pertama Garapan Ilmuwan Tanah Air
  • Hendak Menyeberang Sungai Bengawan Solo, Seorang Remaja di Kasiman, Bojonegoro Tenggelam
  • Bojonegoro Bersiap Menuju Panggung Dunia di UNESCO Global Geopark
  • Gubernur Khofifah Dorong Media Siber Ciptakan Jurnalisme Bekualitas
  • 23 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Juni 2026
  • Review Infinix Hot 40 Pro, Ponsel Gaming 900 Ribuan dengan Layar 90 FPS yang Gacor
  • Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Perempatan Lisman, Bojonegoro
  • Adu Strategi di Map Land of Dawn ,Ratusan Gamer Muda Padati Turnamen Mobile Legend Kapolres Blora Cup 2026
  • Kunjungi Desa Jumok, Cantika Wahono Ajak Kader PKK Bojonegoro Jadi Agen Perubahan Wujudkan Keluarga Sehat
Karakterisrik Manusia Muttaqien...!

Karakterisrik Manusia Muttaqien...!

*Oleh Roly Abdul Rokhman

IBADAH puasa yang sedang kita jalani pada saat sekarang ini telah diperitahkan  oleh Allah SWT didalam firman-Nya, surat Al-Baqarah ayat 183, yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.”

Esensi  puasa untuk membentuk pribadi muslim yang beriman dan bertaqwa. Betapa pentingnya nilai taqwa untuk menopang seluruh aspek kehidupan manusia, karena taqwa  merupakan bekal yang terbaik dalam menjalani kehidupan di dunia dan menjadi bekal yang paling meyakinkan untuk menjalani kehidupan di akhirat. Oleh karena itu manusia yang paling mulia derajatnya di sisi Allah SWT adalah orang yang paling bertaqwa. 

Secara umum kategori orang-orang bertakwa diantaranya; Pertama, dalam hidupnya gemar menginfakkan harta bendanya di jalan Allah, baik dalam keadaan sempit maupun lapang. Karena orang yang bertaqwa meyakini bahwa infaq menjadi jalan untuk meraih berkah dalam kehidupan.

Kedua, mampu mengendalikan serta menahan diri dari sifat amarah. Karena sifat amarah akan merusak jiwa raga orang beriman dan amarah akan dapat menjauhkan pergaulan yang harmonis dengan sesama mukmin.

Ketiga, selalu bersifat pemaaf dan tidak pendendam kepada orang lain yang berbuat salah. Jiwa  pemaaf akan dapat memberikan ketenangan batin dalam beragam situasi ataupun keadaan.

Keempat, tatkala terjerumus pada perbuatan keji dan dosa atau menzalimi diri sendiri, orang yang bertaqwa akan segera ingat kepada Allah dan kemudian bertobat, beristighfar, memohon ampunan kepada-Nya atas segala perbuatan dosa yang telah dilakukannya.

Kelima, orang bertaqwa secara sadar tidak akan mengulang perbuatan keji dan mungkar yang pernah dilakukan.

Karakteristik orang yang bertakwa dapat dirujuk secara jelas dalam surah Ali Imran ayat 133-135. Betapa luhurnya manusia takwa ini, oleh karena itu kita berharap ibadah puasa yang sedang kita kerjakan dapat menempa diri setiap orang mukmin dan sekaligus agar dapat melahirkan masyarakat yang mengedepankan  keluhuran ahlaq mulia, ditengah hiruk pikuk dan gemerlapnya kehidupan di era digital.

Setiap mukmin harus berusaha untuk menjaga kualitas puasa, karena penjagaan kualitas puasa akan dapat melahirkan orang-orang bermoral taqwa dan mulia,  moral ini sangat dibutukan di dalam  membangun masyarakat  berkemajuan dan juga beradab.

Ada banyak keuntungan yang akan diperoleh baik secara individu maupun kolektif terhadap kualitas nilai ketakwaan itu diantaranya:

Pertama, mereka akan memperoleh Al-Furqon, yaitu kemampuan untuk membedakan antara yang haq dan yang bathil, halal dan haram dan segenap kesalahannya serta dosa-dosanya akan diampuni. Hal ini menjadi bagian sebuah perjuangan masing-masing  agar meraih predikat taqwa tersebut.

Kedua, mereka akan memperoleh jalan keluar dari segala ragam problema hidup yang dihadapinya, dan akan dianugrahkan rezeki tanpa diduga serta dimudahkan segala urusannya.

Ketiga, segenap amalan-amalan shaleh-nya diterima oleh Allah SWT dan menjadi berat timbangannya di hari kiamat kelak, dengan mudah penghisabannya dan kelak menerima catatan-catatan amalnya yang baik. Coba kita renungkan firman Allah SWT dalam QS Az-Zalzalah ayat 7-8 yang artinya, “Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat atompun, niscaya dia akan melihat (balasan)-Nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat atompun, niscaya dia akan melihat (balasan)-Nya pula.”

Keempat, Allah SWT akan memasukan ke dalam surga, kekal didalamnya serta hidup dalam keridhaan-Nya. Hal itu sebagaimana  firman Allah SWT dalam surah Ali Imran ayat 15 yang artinya, “untuk orang-orang bertaqwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah SWT. Dan Allah maha melihat akan hamba-hambanhya.”

Dengan bertaqwa kepada Allah SWT menjadi wahana untuk meraih keberuntungan dan juga kemulian hidup serta kebaikan di dunia atau diakhirat.

Melalui ibadah puasa selama sebulan penuh semoga saja akan dapat membentuk  pribadi yang baik dan akan dapat meningkatkan kualitas iman dan  taqwa bagi setiap mukiminin yang menjalankanya.

Nilai ketakwaan ini akan sangat dibutuhkan dan akan menjadi modal sosial untuk membangun peradaban masyarakat yang multi kultural dan memiliki kompleksitas permasalahan. Orang-orang yang memiliki kualitas taqwa akan dapat survive dan dapat dimanifestasikan ke dalam tata-laku hidup sehari-hari. Sehingga nilai taqwa akan memberi kontribusi positif bagi kehidupan sosial yang lebih luas.

 Sebagaimana yang dituturkan Rasulullah SAW, “Bertaqwalah kamu dimanapun berada, ikuti perbuatan buruk dengan perbuatan yang baik dan berakhlaklah dengan akhlak yang baik dalam bergaul dengan sesama manusia.” (HR. Muslim) .

Semoga kita ditakdirkan oleh Allah SWT ke dalam golongan orang-orang yang selalu taat serta patuh terhadap perintah-Nya. Serta istiqomah untuk menjaga kebaikan dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan- Nya. Semiga sukses dan barokah. Amiin. (*/inc)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1782345692.3266 at start, 1782345692.6123 at end, 0.28574395179749 sec elapsed