News Ticker
  • Seorang Lansia Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Jayabaya di Perlintasan Baureno
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 10 Jul 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Juli 2026
  • 10 Juli dalam Sejarah
  • Dalam Sehari Terjadi Enam Kebakaran Lahan di Bojonegoro, Ini Daftarnya
  • Pemkab Bojonegoro Berikan Pembinaan Ribuan Mahasiswa Penerima Beasiswa Daerah
  • "El Último Tango", Sepatu Spesial Adidas untuk Perjalanan Terakhir Messi di Piala Dunia
  • Kejari Bojonegoro Terima Tahap II Kasus Dugaan Peredaran Rokok Ilegal
  • Paripurna DPRD, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui
  • Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Bojonegoro Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Setiap OPD Lahirkan Inovasi Lewat BIA 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 9 Juli 2026
  • Rumah Kosong di Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai 150 Juta Rupiah
  • Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat
  • Tiga Rumah di Temayang Bojonegoro Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Total Kerugian 520 Juta Rupiah
  • Kolaborasi Lintas Kampus: 208 Mahasiswa KKN IPB, UNS, dan STAI Al-Anwar Siap Akselerasi Pembangunan Desa di Blora
  • Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Program Jatim Puspa Plus dan Desa Berdaya
  • Diduga Akibat Puntung Rokok, Tumpukan Ranting Pohon di Depan SMPN 1 Temayang Hangus Terbakar
  • Gandeng Pakar UNAIR, Pemkab Bojonegoro Gelar Sarasehan Edukasi Protein Hewani
  • 08 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 8 Juli 2026
  • Penyegaran Birokrasi Pemkab Bojonegoro, Bupati Wahono Lantik Lima Kepala OPD Baru dan Rotasi Pejabat Administrator
  • Realisasi Serapan APBD Jatim Capai 94 Persen, Emil Dardak Beri Penjelasan Terkait SILPA
  • Menu Sehat Penurun Berat Badan: Ini 6 Makanan Tinggi Serat yang Cocok Dikonsumsi Saat Diet
Kemarau Panjang Sedulur Sikep Butuh Bantuan Pembangunan Jaringan Air Bersih

Kemarau Panjang Sedulur Sikep Butuh Bantuan Pembangunan Jaringan Air Bersih

Oleh Priyo SPd

Blora - Hujan memang sudah mulai turun, namun itu belum membuat sumur milik masyarakat sedulur sikep (samin) di Dukuh Karangpace Desa Klopoduwur masih belum ada airnya dan masih mengering. Sumur peninggalan Mbah Samin Engkrek yang selama ini dijadikan sumber air kebutuhan sehari-hari masyarakat setempat mulai makan, minum dan keperluan MCK itu tampak tidak ada airnya.

Terletak di bawah pohon trembesi besar, sekitar 300 meter sebelah selatan Pendopo Sedulur Sikep (Samin) Klopoduwur, sumur sedalam 5 meter ini sudah tidak mampu mengaliri rumah-rumah penduduk di sekitarnya. Warga harus mencari sumber air lainnya yang jaraknya lebih jauh.

Sesepuh Sedulur Sikep Karangpace Mbah Lasiyo mengatakan, saat kemarau seperti ini dirinya dan beberapa warga di sekitarnya mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Ia berharap ada bantuan pembangunan sumber air bersih untuk wilayah perkampungannya.

“Sumur peninggalan Mbah Samin Engkrek itu empat bulan lalu dibangunkan tampungan, tower dan pipanisasi oleh PT GMM Bulog. Tetapi karena saat ini airnya habis, ya tidak bisa mengalir,” ucap Mbah Lasiyo jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia saat di temui di Karangpace Klopoduwur.

Untuk mengatasi kekeringan ini, pihaknya bersama beberapa warga mencoba mencari sumber air lainnya yang debitnya besar. Ternyata ada sumber dengan debit besar di hutan yang letaknya agak jauh, tepatnya di hutan Pos Ngodo Desa Temengeng Kecamatan Jepon, yang berjarak sekitar 3 km dari Karangpace.

“Kami berharap Pemerintah bisa membantu pembangunan jaringan air bersih dari hutan Pos Ngodo menuju Karangpace. Sehingga saat kemarau seperti ini tidak terjadi kekeringan lagi,” lanjutnya.

Wakil Bupati Blora H Arief Rohman MSi saat bersilahturahmi ke Karangpace, Klopoduwur langsung memberikan arahan terkait permintaan bantuan pembangunan jaringan air bersih di perkampungan sedulur sikep itu.

“kami mencoba komunikasikan dimana ada sumber mata air yang baik,” jelasnya.

Dalam kunjungannya tersebut Arief Rohman dengan ditemani Mbah Lasiyo dan beberapa sedulur sikep menyempatkan diri untuk meninjau sumur peninggalan Mbah Engkrek yang selama ini digunakan sebagai sumber penghidupan dalam hal pemenuhan air bersih.

“Sumurnya memang kering dan tidak ada airnya, sehingga butuh dicarikan solusi agar sedulur sikep disini bisa mendapatkan air bersih. Menurut keterangan Mbah Lasiyo, ada sumber di hutan Pos Ngodo Desa Temengeng, masuk wilayah hutan KPH Cepu. Coba nanti kita komunikasikan dengan Adm Perhutani KPH Cepu agar diijinkan membuat jaringan air bersih dari sana,” ucap Arief Rohman.

Ia pun langsung menghubungi Adm Perhutani KPH Cepu guna meminta izin pembangunan jaringan air bersih dari wilayah Ngodo ke Karangpace Klopoduwur.

“Pak Adm Perhutani KPH Cepu sudah mengijinkan secara lesan. Nanti administrasinya biar dibantu oleh Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah). Tolong Mbah Lasiyo dan sedulur disini sabar nggih, nanti kalau ada tim dari Bappeda yang akan melakukan survey mohon didampingi ke lapangan,” terangnya.

Sekadar diketahui kebutuhan air bagi sedulur sikep sangatlah penting. Terlebih kawasan ini ditetapkan sebagai desa wisata budaya, sehingga infrastruktur pengairannya harus bagus untuk menunjang kegiatan pariwisata, selain untuk kebutuhan pokok sehari hari. (teg/moha)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783655867.3143 at start, 1783655867.9546 at end, 0.64034509658813 sec elapsed