News Ticker
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Senin 05 Oktober 2026
  • Tegaskan Tata Kelola Bersih, Bupati Bojonegoro Terbitkan SE Pencegahan Pungli dan Korupsi Pelayanan Publik
  • Irjen Pol Dekananto Eko Purnomo, Jenderal Asal Bojonegoro yang Diangkat Jadi Kapolda Jatim
  • Tawarkan Industri Pakan Ternak Kedungadem di EJIF 2026, Pemkab Bojonegoro Genjot Investasi dan Promosi Produk Lokal
  • Tabrak Lari, Pemotor Asal Sumenep Meninggal Dunia di Jalan Raya Balen, Bojonegoro
  • Matangkan Gagasan Pendidikan Khas Daerah, Dewan Pendidikan Bojonegoro Kunker ke DIY
  • Film Verity, Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan
  • Sambut HUT ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Bebaskan Denda PKB dan Beri Keringanan Bagi Buruh hingga Ojol
  • 16 Pendonor Darah Bojonegoro Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim
  • 3 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 3 Oktober 2026
  • Tingkatkan Kesadaran Pencegahan Kanker Serviks, DWP Bojonegoro Siapkan Program Vaksinasi HPV Terjangkau
  • Defisit Kalori Tanpa Karbohidrat Berisiko Pusing dan Lemas, Pakar Gizi Ingatkan Pentingnya Asupan Glukosa untuk Otak
  • Akses Jalan 11 Dusun Jadi Tumpuan, Pemdes Napis Harapkan Bantuan Jembatan dari Pemkab Bojonegoro
  • Bupati Setyo Wahono Dorong BUMDes Napis Jadi Off-Taker Hasil Tani dan Opsi Pemekaran Desa
  • TP PKK Bojonegoro Gelar Workshop Optimalisasi Kawasan Tanpa Rokok, Upaya Lindungi Keluarga dari Asap Rokok dan Vape
  • 2 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Jumat 2 Oktober 2026
  • 3 Rumah Warga Dander, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 170 Juta
  • 113 Pejabat ASN Pemkab Bojonegoro Dilantik, Bupati Setyo Wahono Tekankan Pentingnya Adab
  • KAI Daop 8 Surabaya Lakukan Penataan Area Depan Stasiun Bojonegoro untuk Kenyamanan Pelanggan
  • Warga Kurang Mampu di Cengkir Kepohbaru Rasakan Manfaat Bantuan Listrik Gratis Pemkab Bojonegoro
  • Mtq Kabupaten Bojonegoro Diikuti 250 Peserta, Jadi Wadah Pembinaan Generasi Qurani
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 01 Oktober 2026
Negeri 5 Menara Karya A Fuadi

Negeri 5 Menara Karya A Fuadi

Oleh Ainun Dyan Suttie

Bojonegpro - Alif lahir di pinggiran Danau Maninjau, Minangkabau. Alif dari kecil bercita-cita ingin menjadi seorang seperti B.J Habibie. Maka setelah tamat sekolah ia berencana ingin melanjutkan ke sekolah SMU di Padang dan melanjutkan kuliah.

Namun, Amaknya menginginkan Alif menjadi penerus Buya Hamka. Alif diberi pilihan untuk sekolah agama atau melanjutkan di pondok pesantren. Alif tidak setuju dengan pilihan Amaknya, ia sempat marah.

Alif menerima surat dari pamannya yang berada di Kairo. Beliau menyarankan untuk melanjutkan sekolah di pondok pesantren Madani yang ada di Pulau Jawa. Walaupun awalnya dengan berat hati akhirnya Alif memutuskan untuk melanjutkan ke pondok pesantren Madani di Jawa Timur. Dengan berat hati Amaknya merestui keputusan Alif itu.

Akhirnya Alif berangkat dengan diantarkan ayahnya. Awalnya Alif menjalani pendidikan di pondok pesantren dengan setengah hati karena dia harus merelakan cita- citanya yang ingin kuliah di ITB dan menjadi Habibi kandas. Namun kalimat bahasa arab yang didengar Alif pertama kali di pondok pesantren mampu mengubah pandangan Alif tentang melanjutkan pendidikan di pesantren sama baiknya di sekolah umum.

Mantera sakti yang diberikan Kiai Rais (pimpinan pondok) yaitu man jadda wajada yang artinya siapa yang bersungguh- sungguh pasti akan berhasil. Alif pun akhirnya menjalani hari-harinya di pondok pesantren dengan ikhlas dan sungguh- sungguh.

Di pondok pesantren Madani Alif mempunyai teman akrab yaitu Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung, dan yang paling jenius Baso dari Gowa, Sulawesi. Kehidupan di pondok pesantren tidak semudah dan sesantai dengan sekolah umumnya. Hari- hari Alif dan teman- temannya dipenuhi dengan hafalan Al Quran, belajar siang malam, dan mereka harus berbicara dalam bahasa inggris dan juga arab. Belum lagi peraturan di pondok pesantren sangatlah ketat apabila ada murid yang melakukan kesalahan mereka langsung dikenai sanksi.

Tahun pertama Alif dan kelima temannya begitu berat karena harus menyesuaikan diri dengan peraturan di pondok pesantren Madani. Hal yang paling berat adalah saat ujian karena semua murid belajar 24 jam nonstop. Namun di sela rutinitas mereka yang sangat padat dan juga ketat Alif dan teman- temannya selalu menyempatkan diri untuk berkumpul di bawah menara masjid sambil menatap awan dan memikirkan cita- cita mereka yang ingin keliling dunia.

Di tahun yang kedua dan seterusnya kehidupan Alif dan teman- temannya lebih berwarna dan penuh dengan pengalaman yang menarik sekali. Semua guru, kakak kelas dan penghuni pondok pesantren adalah keluarga yang selalu tolong menolong. Semua terasa kompak dan bersahabat sampai akhirnya ada teman Alif yang paling jenius yaitu  Baso harus memutuskan keluar dari pondok pesantren Madani karena permasalahan ekonomi keluarga. Kepergian Baso membangkitkan semangat Alif dan keempat temannya untuk menamatkan sekolahnya di pondok pesantren Madani dan menjadi orang sukses yang bisa menginjakkan kaki di benua Eropa dan Amerika.

Kini semua mimpi mereka menjadi kenyataan. Mereka berenam telah berada di lima negara yang berbeda sesuai imajinasinya. Alif berada di Amerika, Raja di Eropa, Atang di Afrika, Baso di Asia sedangkan Said dan Dulmajid di negara kesatuan Indonesia tercinta. Di lima menara impian mereka. Jadi jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apapun karena Tuhan Maha Mendengar. (nun/kik)

Penulis adalah guru di Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Verity,  Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Film Verity, Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Perjumpaan Lowen Ashleigh (Dakota Johnson) dan Jeremy Crawford (Josh Hartnett) diawali oleh sebuah adegan yang terbilang ekstrem. Saat berjalan menuju ...

1791164306.0663 at start, 1791164306.2747 at end, 0.20842313766479 sec elapsed