News Ticker
  • kalender Jawa, Besok tanggal 05 Mei 2026 jatuh pada hari Selasa Pahing
  • BSPS Jawa Timur Naik 10 Kali Lipat, Menteri PKP Targetkan 33 Ribu Rumah Tahun Ini
  • Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat
  • BLT DBHCHT Bojonegoro Cair Paling Lambat Pekan Kedua Bulan Mei
  • Prakiraan Cuaca 04 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 04 Mei dalam Sejarah
  • Harga Emas hari ini 4 Mei 2026
  • kalender Jawa, Tanggal 04 Mei 2026 jatuh pada hari Senin Legi
  • Pemerintah Perkuat Perlindungan Buruh Lewat Paket Regulasi Baru
  • Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban di Jatim Melimpah, Siap Sokong Daerah Lain
  • Avanza Terperosok ke Sawah di Kapas Bojonegoro, Diduga Sopir Kurang Konsentrasi
  • Semangat Hidup Sehat dan Kelestarian Alam Warnai Spekta Bumi Fun Run 2026 di Pilanggede
  • Prakiraan Cuaca 03 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 03 Mei dalam Sejarah
  • Tersengat Listrik, Seorang Pekerja Peternakan Ayam di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Kemnaker Terbitkan Aturan Baru Outsourcing, Hanya 6 Bidang Pekerjaan yang Diizinkan
  • Khofifah Tegaskan Jatim Pertahankan Posisi Barometer Pendidikan Nasional
  • Perubahan Urine Bisa Jadi Tanda Awal Gangguan Ginjal, Ini Kata Dokter
  • Prakiraan Cuaca 02 Mei 2026 Bojonegoro
  • 02 Mei dalam Sejarah
  • Pemprov Jatim Siapkan Perda Pesangon Buruh, Dorong Akses Transportasi dan Perumahan
  • Rintis Klinik Tani, Adnan Buyung Nasution Raih Juara 1 Pemuda Pelopor Bojonegoro 2026
  • Sering Mendadak Lupa Mau Melakukan Apa? Ini Penjelasan Ilmiahnya
  • Bupati Medhayoh di Kecamatan Malo, Serap Aspirasi Warga Meski Kondisi Hujan
Generasi Strawberry, Kreatif Tetapi Mudah Rapuh

Generasi Strawberry, Kreatif Tetapi Mudah Rapuh

Oleh Siska Aprilia Handini, S.Pd

Judul buku        : Strawberry Generation

Penulis             : Prof Rhenald Kasali, Ph.D

Penerbit           : Mizan

Tahun terbit     : 2017

Tebal               : 279 halaman

Dalam lukisan anak – anak, strawberry termasuk buah yang mudah digambar. Bentuknya eksotis dan indah. Namun begitu strawberry kena benturan atau tergesek sikat gigi saja, ia begitu mudah terkoyak dan hancur.

Inilah potret dari sebuah generasi yang lahir dari  tangan – tangan orang tua yang jauh lebih sejahtera dari generasi – generasi sebelumnya. Mereka dari kelas menegah baru yang sudah mempunyai rumah sendiri, bahkan kendaraan, gadget, dan akses informasi yang lebih luas.

Keadaan itu berbeda benar dengan keadaan di sini. Dimana orang tua turut campur dalam berbagai hal. Mulai dari memilih jurusan, universitas sampai pernikahan. Ini dapat melahirkan generasi dengan mindset yang amat berbeda dengan generasi satu tingkat di atasnya.

Buku Rhenald Kasali ini memotivasi orang dengan cara menyadarkan pembaca bahwa sukses itu tidak dapat diraih dengan malas – malasan. Kita harus mau bekerja keras untuk mencapai sukses.

Manusia mempunyai dua jenis mindset yaitu growth mindset dan fixed mindset. Orang – orang yang memiliki pengaturan pikiran tetap (fixed mindset) cenderung sangat mementingkan ijasah dan gelar sekolah, sedangkan mereka yang tumbuh (growth mindset) tetap menganggap dirinya “bodoh”. Baginya, ijazah dan IPK hanya merupakan langkah kemarin, sedangkan masa depan adalah soal dampak apa yang bisa anda berikan. Celakanya universitas banyak dikuasai orang – orang yang bermental ijazah dan asal sekolah sehingga mereka sendiri yaitu fixed mindset.

Strawberry generation juga unik dan lebih terbuka. Mereka kreatif. Di dalam benaknya, tersimpan banyak sekali gagasan, termasuk yang paling liar sekalipun, kritis, dengan kemampuan connecting the dots yang begitu luwes. Banyak anak muda yang kakinya jauh lebih ringan ketimbang generasi saya yang banyak beban dan lebih besar rasa malunya untuk tampil.

Bangunkanlah kesadaran bahwa mereka bukan passenger. Kedua jangan pernah membayangkan uang akan memuaskan mereka. Anak – anak ini kalau bisa diputar mentalnya akan menjadi pribadi yang suka menghadapi tantangan. Maka dari itu setelah diputar, berikan kepercayaan. Bagi mereka proyek – proyek penting yang membuat mereka mampu belajar dan upgrade diri sehingga mereka merasa ikut berkontribusi terhadap keberhasilan perusahaan.

Ketiga dampingi pengambilan keputusannya agar mereka tahu membaca arah. Keempat kalau dia keras kepala dan susah dikendalikan jangan terlalu bersedih kehilangan anak – anak yang kreatif itu. Adakalanya itu cerminan dari pembentukan masa lalunya yang memang rapuh. Orang yang pintar harus punya ketangguhan juga self disiplin. Tetapi yang bagus sekalipun punya pola terbang yang tidak sama dengan generasi anda.

Jadi ringkasannya kalau ingin anak hebat, maka orang tua harus berubah. Orang tua harus rela melepas anak-anak belajar dari alam. Dan jangan pernah melarangnya untuk bereksplorasi. (sis/kik)

Penulis adalah guru di Rumah Belajar Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB).

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat

Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat

Di tengah kehidupan yang berjalan semakin cepat dan penuh tuntutan, tidak sedikit orang yang diam-diam merasa tertinggal, seolah-olah dirinya belum ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777913259.5918 at start, 1777913260.0101 at end, 0.41838479042053 sec elapsed