Jelang Pemilu 2019, Polres Bojonegoro Akan Selektif Berikan Ijin Kegiatan Masyarakat
Jumat, 31 Agustus 2018 10:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Dalam acara analisa dan evaluasi (anev) bulanan, yang digelar pada Kamis (30/08/2018) di Aula Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mapolres Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SIK MH MSi mengungkapkan bahwa menghadapi Pemilu 2019, pihaknya akan lebih selektif lagi dalam memberikan ijin kegiatan masyarakat.
Menurut Kapolres, banyaknya agenda kegiatan di masyarakat, harus memperhatikan lagi tingkat kerawanan dan kondisi kamtibmas di wilayah serta harus mempedomani ketentuan perundang-undangan dan mekanisme pemberian ijin, yaitu Undang-undang RI Nomor 9 Tahun 1988 dan Peraturan Pemerintah (PP) 60 Tahun 2017, bahwa tidak semua kegiatan masyarakat dapat dikeluarkan ijinnya.
"Ada kewenangan kita menilai dalam pemberian ijin kegiatan di masyarakat," ucap Kapolres.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran, dipaparkan juga situasi kamtibmas sesuai tugas pokok dan wilayah kerja masing-masing.
Dalam arahannya, Kapolres Bojonegoro mengungkapkan bahwa kegiatan anev dan gelar opsnal tersebut merupakan giat sharing untuk meberikan saran dan masukan, laporan kegiatan dan untuk menyusun rencana kegiatan ke depan, yang harus dilaksanakan setiap bulannya sebagai bahan evaluasi atas capaian kinerja selama satu bulan.
Masih menurut Kapolres, agenda kamtibmas yang saat ini menjadi perhatian khusus yaitu pangamanan gelaran Asian Games ke18 tahun 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang. Walaupun diselenggarakan di Jakarta dan Palembang, namun diharapkan dapat berjalan kondusif di seluruh wilayah di Indonesia karena ini akan menjadi sorotan dan perhatian Internasional.
"Gelaran Asian Games tidak hanya menjadi perhatian di Jakarta dan Palembang saja, namun seluruh wilayah di Indonesia karena ini akan menjadi sorotan dunia internasional," ucap Kapolres.

Terkait adanya ancaman terhadap kepolisian terutama kepada anggota di lapangan dan mako, Kapolres berpesan kepada petugas piket jaga, harus tetap memperhatikan SOP atau Protap sistem pengamanan mako, agar tetap dijaga dan tetap waspada untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Perketat lagi penjagaan di sekitar mako dan perhatikan semua yang masuk atau keluar mako," tegas Kapolres.
Usai arahan dari Kapolres, anev bulanan dilanjutkan dengan pemaparan dari Kasat Intelkam Polres Bojonegoro memaparkan mengenai kondisi kamtibmas secara keseluruan di wilayah hukum Polres Bojonegoro serta managemen konflik di masyarakat, dalam menghadapi Pemilu 2019.
Setelah Kasat Intelkam kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Kabag Ops, Kabag Ren, Kasat Binmas dan ditutup dengan pemaparan Kasat Reskrim. (ren/imm)












































.md.jpg)






