Pemkab Bojonegoro Gelar Diklat Bagi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak
Kamis, 11 April 2019 13:00 WIBOleh Muliyanto Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), pada Kamis (11/04/2019) bertempat di gedung Angling Dharma Pemkab Bojonegoro menggelar pendidikan dan latihan (Diklat) Kabupaten Layak Anak Tahun 2019.
Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, Wakil Bupati Bojonegoro, Drs Budi Irawanto MPd, dan diikuti oleh 40 peserta dari anggota Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak dan mengahdirkan narasumber dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur.
Selanjutnya, para peserta akan mengikuti diklat selama 10 hari, terhitung mulai tanggal 11 April 2019 hingga 20 April 2019, di Taman Tirtawana Dander Bojonegoro.
Plt Kepala BKPP Kabupaten Bojonegoro, Djoko Lukito SSos MM, saat beri sambutan dalam pembukaan acara Diklat Kabupaten Layak Anak, di gedung Angling Dharma Pemkab Bojonegoro. Kamis (11/04/2019)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, Djoko Lukito SSos MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa maksud diselenggarakan diklat tersebut adalah untuk meningkatkan kompetensi teknis dan perilaku aparatur Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak.
“Diklat ini untuk meningkatkan kompetensi teknis dan profesionalisme kerja bagi anggota Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Kabupaten Bojonegoro,” kata Djoko Lukito.
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, saat beri sambutan dalam pembukaan acara Diklat Kabupaten Layak Anak, di gedung Angling Dharma Pemkab Bojonegoro. Kamis (11/04/2019)
Bupati Anna Muawanah dalam sambutannya berharap kepada para peserta diklat agar mengikuti Standart Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh narasumber dari BPSDM Provinsi Jawa Timur.
Menurut Bupati Kabupaten Layak Anak merupakan bagian dari penerjemahan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bojonegoro, tentang perlindungan anak dan disabilitas.
“Para peserta diharapkan mengikuti proses dengan baik sehingga penguatan kapasitas SDM mampu ditingkatkan dan hasilnya bisa dituangkan dalam sebuah keputusan yang bermanfaat untuk masyarakat Bojonegoro.” kata Bupati dalam sambutannya.
Masih menurut Bupati, bahwa semua yang dilakukan oleh pemerintah ini adalah dalam rangka peningkatan SDM di lingkup Pemkab Bojonegoro, dengan harapan 17 program unggulan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dapat diterjemahkan dan dilaksanakan dengan baik.
“Tujuan akhir dari program yang dicanangkan oleh Pemkab Bojonegoro adalah Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Bojonegoro semakin meningkat.” kata Bupati. (red/imm)