Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialisasi dan Bimtek Kaji Kebutuhan Pasca Bencana
Selasa, 30 April 2019 16:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (30/04/2019) bertempat di Hotel Bonero, menggelar sosialisasi dan Bimtek Kaji Kebutuhan Pasca Bencana (Jitu Pasna), di lingkup Pemkab Bojonegoro.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah, menghadirkan narasumber dari Perwakilan dari BPBD Provinsi Jawa Timur dan dari Mercy Corp Indonesia, selaku konsultan yang direkomendasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BPBD Bojonegoro, Yudi Hendro Kartono saat beri sambutan dalam acara Sosialisasi dan Bimtek Kaji Kebutuhan Pasca Bencana, di lingkup Pemkab Bojonegoro. Selasa (30/04/2019)
Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Yudi Hendro Kartono dalam laporannya menuturkan bahwa, kegiatan sosialisasi dan Bimtek Kaji Kebutuhan Pasca Bencana tersebut dilaksanakan selama dua hari, mulai Senin (29/04/2019) hingga selaasa (30/04/2019),
“Kegiatan ini diikuti sebanyak 80 peserta dari dinas teknis terkait di 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro dan anggta Tim Reaksi Cepat dari BPBD Bojonegoro.” tutur Yudi Hendro Kartono, dalam laporannya.
Lebih lanjut Yudi menuturkan bahwa maksud digelarnya kegiatan tersebut guna memberikan bekal ketrampilan kepada aparat di Kabupaten Bojonegoro.
Sedangkan tujuannnya adalah agar para peserta mempu menghitung dampak bencana, baik kerusakan dan kerugian mulai sektor ekonomi, sektor sosial, sektor infrastruktur serta sektor pemukiman dan lintas sektorl.
“Selain itu juga guna mempersiapkan secara dini kepada masyarakat dalam menghadapi bencana untuk mengurangi risiko bencana dan membantu mengangani awal terjadinya bencana bersama pemerintah desa dan masyarakat.” tutur Yudi Hendro Kartono.
Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah, saat beri sambutan dalam acara Sosialisasi dan Bimtek Kaji Kebutuhan Pasca Bencana, di lingkup Pemkab Bojonegoro, yang digelar BPBD. Selasa (30/04/2019)
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah menyampaikan bahwa dalam setiap penanggulangan bencana harus selalu berkolaborasi dengan setiap pihak yang terlibat, karena jika semua ditanggulangi oleh BPBD sendiri, maka akan susah. Juga harus kolaborasi antara dengan BPBD Provinsi
“Selain itu juga harus ada peningkatan SDM dari setiap anggota BPBD agar lebih cepat tanggap dan responsip dalam setiap penanggulangan bencana.” kata Bupati Anna Muawanah.
Bupati juga menuturkan, bahwa Pemkab Bojonegoro juga sudah mempersiapkan asuransi petanian, bagi para petani apabila nanti terkena bencana, sehingga bisa diganti oleh pemkab.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa pemerintah telah berupaya untuk menanggulangi kerugian, akibat bencana.
“Saya berharap agar setiap anggota BPBD memiliki pengetahuan mengenai penanggulangan bencana industri atau kegagalan teknologi. Jadi kita bisa mengetahui bagaimana mengantisipasinya.” tutur Bupati Anna Muawanah, mengakhiri sambutannya. (red/imm)