Safari Ramadan di Temayang, Bupati Bojonegoro Ajak Warga Jaga Persatuan Selama Pilkades
Minggu, 26 Mei 2019 21:00 WIBOleh Muliyanto Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro- Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro pada Minggu (26/05/2019) kembali laksanakan Safari Ramadan. Kali ini di Desa Jono dan Kecamatan Temayang.
Pada kesempatan tersebut, Bupati mengajak warga masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan kenyaman serta persatuan dan kesatuan sesama warga jelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan warga masyarakat di Kabupaten Bojonegoro selama bulan ramadhan, sekaligus sebagai upaya untuk mensosialisasikan program pemerintah.
Selain Bupati Bojonegoro, tampak turut dalam rombongan safari tersebut jajaran forpimda, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Bojonegoro, forpimca Temayang, perangkat desa Jono, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta warga masyarakat setempat.
Kepala Desa Jono Kecamatan Temayang, Dasuki, dalam sambutannya menyampaikan bahwa merupakan kebanggan bagi dirinya karena Desa Jono dipilih menjadi tempat safari ramadan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa Desa Jono mendapat perhatian lebih oleh Pemkab Bojonegoro.
“Dengan adanya safari ramadhan ini, masyarakat Desa Jono bisa bertukar pikiran dengan Bupati atau Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.” tutur Dasuki.
Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah, saat beri sambutan dalam acara Safari Ramadan di Desa Jono dan Kecamatan Temayang. Minggu (26/05/2019)
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ramadan kali ini hendaknya dijadikan sebagai ajang untuk bersatu kembali, setelah kemarin berkompetisi dalam pilkada dan Pemilu 2019.
“Ramadan harus bisa dijadikan sebagai ajang menggali ilmu sedalam-dalamnya serta sebagai ajang untuk berlomba-lomba mendapatkan pahala.” kata Bupati Anna Muawanah.
Bupati juga berpesan bahwa sebentar lagi di Bojonegoro akan digelar pilkades serentak, di mana Desa Jono juga termasuk salah satu desa yang akan menggelar Pilkades pada 2019 ini. Menurut Bupati, pilkades tensinya bisa lebih panas daripada pileg dan pilpres.
“Namun kita juga harus tetap menjaga keamanan dan kenyaman serta persatuan dan kesatuan sesama warga. Jangan samapai kita mengalami perpecahan. Kita harus merekatkan hubungan antar warga masyarakat.” tuturnya hberharap.
Bupatti juga menuturkan bahwa sejak awal ramadan Pemkab Bojonegoro sudah melakukan safari ramadan ke berbagai wilayah di Bojonegoro. Hal tersebut dilakukan untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Di mana selama safari pemerintah bisa mengambil saran dan kritik serta masukan dan keluhaan dari masyarakat.
“Kegiatan safari ramadan ini semata-mata dilakukan untuk membangun masyarakat dan juga Kabupaten Bojonegiro agar lebih baik lagi.” kata Bupati mengimbuhkan.
Masih dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa di samping semangat yang tinggi untuk mendapatkan berkah dan pahala, masyarakat juga harus mawas diri, di mana ketika hendak pergi ke masjid, rumah-rumah harap dikunci, kompor jangan lupa dmatikan, listrik yang tidak perlu juga harus dimatikan.
“Agar keamanan dan keselamatan kita semua tetap terjaga.” tuturnya.
Dalam safari ramadan tersebut Bupati Bojonegoro melaksanakan buka bersama dengan masyarakat Desa Jono. Selain itu juga dilaksanakan pembagian sembako bagi lansia yang kurang mampu.
Selanjutnya, setelah dari Desa Jono Kecamatan Temayang, rombongan Bupati melanjutkan kegiatan safari ramadan di Desa Bubulan Kecamatan Bubulan, untuk melaksanakan salat terawih bersama masyarakat setempat. (red/imm)